Main Agenda: Pengurus IKKB periode 2026-2031 resmi dikukuhkan

dc78add9 1d2f 4f6d 8e64 085b200b1274 0

Pengurus IKKB Periode 2026-2031 Dilantik Secara Resmi

Main Agenda – Pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) periode 2026-2031 berlangsung di salah satu hotel yang terletak di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada hari Minggu. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung; Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman; Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang (OSO); serta tokoh masyarakat dari Kalimantan Barat yang berada di daerah Jabodetabek. Kehadiran para pemimpin dan perwakilan dari berbagai latar belakang memperkuat pentingnya IKKB sebagai wadah penggabungan komunitas Kalbar di luar negeri.

Harapan Gubernur Kalimantan Barat untuk IKKB

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan harapan besar terhadap pengurus IKKB yang baru dilantik. Menurut Ria Norsan, IKKB diharapkan terus berperan sebagai tempat penggabungan berbagai etnis Kalbar untuk mendukung pembangunan daerah dan kebangsaan Indonesia. “Saya menginginkan IKKB dapat berkiprah menjaga persatuan seluruh etnis di Kalbar dan memberikan kontribusi dalam berbagai bidang pembangunan,” kata Norsan dalam keterangan tertulisnya. Pernyataan ini menegaskan pentingnya sinergi antara komunitas diaspora dan pemerintah lokal dalam mendorong keberlanjutan program pembangunan.

“Saya menginginkan IKKB dapat berkiprah menjaga persatuan seluruh etnis di Kalbar dan memberikan kontribusi dalam berbagai bidang pembangunan,” kata Norsan dalam keterangan tertulisnya.

IKKB, yang didirikan pada tahun 1955, telah menjadi simbol kebersamaan komunitas Kalbar di Jakarta. Sejak awal, organisasi ini berupaya memperkuat ikatan antar etnis Tionghoa, Dayak, dan Melayu, yang merupakan komponen utama masyarakat Kalbar di luar negeri. Dengan keberadaannya, IKKB berperan dalam menjaga identitas budaya dan kepentingan ekonomi komunitas tersebut.

Kerja Sama DKI Jakarta dan Kalbar

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan selamat kepada pengurus IKKB periode 2026-2031. Ia berharap mereka mampu menjalankan tugas dengan baik dan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Saya ucapkan selamat kepada pengurus IKKB yang baru. Ini bukan tugas yang mudah, tetapi sangat mulia. Saya berharap kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta,” katanya.

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus IKKB yang baru. Ini bukan tugas yang mudah, tetapi sangat mulia. Saya berharap kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta,” katanya.

Pramono juga menegaskan keinginannya membuka peluang kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan IKKB. Termasuk dukungan bagi pengembangan organisasi. “Saya siap membantu pembangunan fasilitas IKKB di Jakarta,” ujarnya. Dalam pidatonya, ia menyoroti peran strategis Kalbar bagi Indonesia, terutama dalam kontribusi sumber daya alam. Sehingga, diharapkan Kalbar dapat terus meningkatkan kapasitas fiskalnya, termasuk melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Saya tahu Kalimantan Barat memiliki peran signifikan bagi bangsa ini. Banyak sumber daya alam yang mengalir ke pusat. Mudah-mudahan ke depan APBD dan PAD-nya bisa meningkat,” kata Pramono.

Kehadiran Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menambahkan dimensi ekonomi dalam kerja sama tersebut. Menurutnya, IKKB memiliki potensi besar dalam membangun ekosistem usaha mikro dan kecil di Kalbar. “Kerja sama antara pemerintah dan komunitas diaspora bisa menjadi penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi nasional.

Pengurus IKKB Berkomitmen Memajukan Kalbar

Ketua Umum IKKB periode 2026-2031, Dean Arslan, mengatakan bahwa ia akan menjalankan amanah tersebut secara optimal. “Saya mengajak semua komponen dari Kalbar untuk dapat terus memberikan kontribusi positif dalam berbagai aspek kehidupan,” imbuhnya. Arslan menekankan bahwa IKKB akan menjadi platform untuk mendorong keterlibatan aktif komunitas Kalbar di Jakarta dalam berbagai isu nasional dan lokal.

Di sisi lain, Ketua Harian IKKB, Budi Siswanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. “Saya menginginkan agar IKKB tetap memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan dan mendukung pemerintahan Provinsi DKI Jakarta,” jelasnya. Budi juga menyebutkan bahwa organisasi ini telah ada sejak tahun 1955, sehingga telah berusia 61 tahun. “Diaspora Kalbar yang ada di Jabodetabek khususnya Jakarta cukup banyak, hampir lebih dari 100 ribuan. Lebih dari 90 persen dari mereka memiliki KTP DKI Jakarta, artinya punya kepentingan yang sama di satu sisi, tetapi tidak meninggalkan kebudayaan daerahnya,” tuturnya.

“Lebih dari 90 persen itu ber-KTP DKI Jakarta. Artinya punya kepentingan yang sama di satu sisi, tidak meninggalkan kebudayaan daerahnya, tapi juga sebagai warga Jakarta, seperti yang tadi disampaikan, diamanatkan oleh orang tua kita, Pak Osman Sapta Odang,” tuturnya.

Kehadiran Osman Sapta Odang, Ketua Umum Partai Hanura, menjadi penekanan bahwa organisasi ini memiliki dukungan politik yang kuat. Ia menegaskan bahwa IKKB menjadi harapan sebagai wadah untuk bersinergi dan berkolaborasi. “Marilah kita berkolaborasi untuk terus memajukan Kalbar ini. Untuk itu, sangat penting bagi kita untuk terus memupuk persatuan,” ujarnya