Important Visit: Sukses Digelar di Gorontalo, Gobel: Terima Kasih Penas 2026
Event Penas 2026 di Gorontalo Dinilai Berhasil oleh Gobel
Important Visit – Kehadiran Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo mendapat apresiasi tinggi dari Rachmat Gobel, anggota Komisi VI DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo. Menurut Gobel, acara tersebut tidak hanya membangkitkan semangat masyarakat lokal, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi sektor pertanian dan perikanan daerah. “Gorontalo sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Ke depan, kami siap menjadi tuan rumah acara lainnya,” kata politisi yang juga pengusaha itu, Kamis, 25 Juni 2026.
Peran Penting Presiden dan Wakil Presiden dalam Penas
Dalam pidatonya setelah Penas berakhir, Gobel mengungkapkan rasa terima kasih khusus kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang turut hadir dalam acara tersebut. “Kehadiran Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden memberi semangat besar kepada warga Gorontalo untuk terus berupaya membangun daerah, khususnya di bidang pertanian dan perikanan, agar Gorontalo menjadi lumbung pangan Indonesia timur,” ujarnya.
“Terima kasih khusus disampaikan kepada seluruh peserta dan masyarakat Gorontalo yang dengan hangat menyukseskan kegiatan ini,” tambah Gobel.
Penas 2026, yang diadakan dari 20 hingga 24 Juni, dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Mereka terdiri dari petani, nelayan, penyuluh pertanian, serta pejabat pemerintahan daerah. Acara ini dibuka oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan ditutup oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gobel memperkenalkan tiga destinasi wisata lokal sebagai bagian dari pengalaman peserta.
Destinasi Wisata yang Disiapkan untuk Peserta
Tiga lokasi wisata yang disiapkan Gobel adalah Danau Perintis, area Menara Pakaya, dan kawasan air panas Pentadio. “Kami hadirkan beberapa tempat wisata agar peserta dapat beristirahat dan berekreasi di sela-sela kegiatan,” jelasnya. Selain itu, Gobel juga menyebutkan bahwa peserta dapat menikmati panorama matahari terbenam dan suasana malam hari di Pantai Tamendao, serta atraksi lampu dan videotron berbentuk bola di Taman Limboto.
Dalam bidang pariwisata, Gobel mengatakan bahwa kehadiran Penas memberikan dampak yang positif. “Keramaian dan kebahagiaan yang tercipta selama acara menunjukkan bahwa Gorontalo bisa menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan dari berbagai daerah,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi juga kesempatan untuk membangun hubungan antar daerah dan memperkenalkan keunikan Gorontalo kepada dunia luar.
Sponsor dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Panasan Gobel juga menjadi sponsor untuk berbagai lomba yang digelar dalam forum besar ini. Dukungan ini, menurut Gobel, menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan Penas. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia daerah, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Bupati Sofyan Puhi, Kapolda Gorontalo, Komandan Korem, serta Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Menurut Gobel, Penas 2026 berdampak luas pada perekonomian lokal. “Jasa hotel, penginapan, transportasi, restoran, dan suvenir mengalami peningkatan aktivitas selama acara,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kehadiran peserta dari berbagai penjuru Indonesia juga memberikan peluang bisnis bagi para pelaku usaha setempat.
“Karena itu, Gorontalo sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Ke depan, kami siap menjadi tuan rumah kegiatan lainnya,” katanya.
Belajar dan Berbagi Pengalaman dengan Petani dan Nelayan
Dalam bidang pertanian dan perikanan, Gobel menilai bahwa para petani dan nelayan Gorontalo mendapatkan banyak pelajaran dari penyelenggaraan Penas. Teknologi terkini serta inovasi di sektor pertanian dan perikanan dipamerkan selama acara berlangsung. “Para penyuluh dari berbagai wilayah juga berbagi pengalaman dan pengetahuan yang unik,” ujarnya.
Gobel berharap, kehadiran peserta dari luar Gorontalo bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat setempat. “Kami ingin mereka terkesan dan terkenang akan keindahan alam serta kesan menyenangkan yang tercipta selama acara,” tambahnya. Ia menyebutkan bahwa peserta dapat menikmati berbagai fasilitas, seperti keindahan Danau Perintis, pengalaman berfoto dengan hiu paus di Pantai Botubarani, serta aneka hidangan laut khas Gorontalo, termasuk rahang tuna bakar dan sate tuna.
Penas 2026 di Gorontalo menjadi momen penting bagi para petani dan nelayan untuk saling berbagi pengalaman. “Mereka pasti memiliki pengetahuan dan teknik yang berbeda, yang bisa menjadi referensi untuk pengembangan sektor pertanian dan perikanan kami,” ujarnya. Gobel berkeyakinan bahwa kegiatan seperti ini akan terus mendorong kemajuan daerah dan menguatkan ekosistem pertanian nasional.
Penas sebagai Penyemangat untuk Pembangunan Daerah
Gobel menyampaikan bahwa Penas 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga pengingat penting bagi masyarakat Gorontalo untuk tetap bersemangat dalam pembangunan. “Kehadiran para peserta dan keramaian selama acara menunjukkan bahwa Gorontalo bisa menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi,” ujarnya.
Dalam wawancara dengan media, Gobel menambahkan bahwa kegiatan ini juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap, suasana yang penuh semangat ini bisa terus terjaga, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” jelasnya. Ia menilai bahwa Penas 2026 menjadi contoh nyata bagaimana kegiatan berskala nasional dapat memberikan manfaat yang luas bagi daerah penggagas.
“Gorontalo memang bikin ngangenin,” pungkas Gobel.
Dengan keberhasilan Penas 2026, Gobel optimis bahwa Gorontalo akan terus menarik perhatian. “Kami ingin, kesan mendalam dari keindahan alam dan keramahan masyarakat bisa dikenang oleh para peserta, dan suatu saat mereka kembali ke sini,” katanya. Ia juga menyatakan bahwa kegiatan serupa bisa menjadi peluang untuk menjual produk lokal dan menarik investasi ke daerah tersebut.
Sebagai penutup, Gobel menekankan bahwa Penas 2026 bukan hanya tentang pertanian dan perikanan, tetapi juga tentang keterlibatan masyarakat luas. “Kehadiran ribuan peserta menunjukkan bahwa Gorontalo mampu menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi,” ujarnya. Ia berharap, kegiatan serupa akan terus berlanjut, dan Gorontalo bisa menjadi contoh daerah yang mampu menggabungkan pembangunan pertanian dengan keindahan alam dan pariwisata.
Penas 2026: Sinergi Pembangunan dan Kebahagiaan Masyarakat
Dalam rangkaian kegiatan Penas 2026, Gobel menilai bahwa banyak pelajaran berharga diperoleh oleh peserta. “Selain teknologi pertanian, peserta juga bisa belajar tentang pengelolaan usaha oleh-oleh dan suvenir,” ujarnya. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan acara ini tergantung pada kerja sama semua pihak.
Gobel berpikir bahwa Penas 2026 telah menjadi ajang untuk memperkuat jaringan antar petani dan nelay
