Special Plan: Astra bidik desa jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru

WhatsApp Image 2026 04 28 at 18.58.43

Astra Bidik Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Special Plan – Jakarta – Boy Kelana Soebroto, Kepala Departemen Hubungan Korporat Astra, mengungkapkan ambisi perusahaan untuk mengubah pola pertumbuhan ekonomi nasional dengan memposisikan desa sebagai pusat baru pembangunan. Ia menekankan bahwa desa bukan hanya objek pemberdayaan, tetapi juga menjadi titik awal dari ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan. “Astra percaya desa adalah pelaku utama pertumbuhan ekonomi yang diintegrasikan dari hulu hingga hilir,” ujar Boy dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Pengembangan Komoditas Unggulan Sebagai Kunci Sukses

Dalam upayanya memperkuat ekonomi desa, Astra menekankan pentingnya pengembangan komoditas unggulan yang berbasis lokal. Strategi ini bertujuan untuk memastikan masyarakat desa tidak hanya mampu menghasilkan produk tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Boy menjelaskan bahwa inisiatif ini mencakup penguatan kapasitas produksi, peningkatan kualitas hasil panen, dan pemberdayaan akses pasar melalui program Desa Sejahtera Astra. “Kami ingin masyarakat desa mampu meraih manfaat secara berkelanjutan, mulai dari produksi hingga distribusi,” tambahnya.

Program Desa Sejahtera Astra Berjalan Lancar

Sejak diluncurkan, program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.533 desa di 180 kabupaten di seluruh Indonesia hingga 2025. Capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi di tingkat lokal. Dalam waktu kurang dari lima tahun, rata-rata pendapatan masyarakat di wilayah yang terlibat program meningkat hingga 56,85%. Selain itu, lebih dari 3.700 lapangan kerja baru tercipta, menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan warga desa.

Kerja sama dengan komunitas desa juga memberikan peluang ekspor bagi sejumlah wilayah. Dari 1.533 desa yang telah terlibat, 492 di antaranya berhasil menembus pasar internasional ke 26 negara, dengan total valuasi mencapai sekitar Rp411 miliar. “Ini membuktikan bahwa desa memiliki potensi untuk menjadi katalis pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Boy. Dengan pendekatan yang holistik, program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan tetapi juga membangun keberlanjutan melalui penguatan rantai pasok dan distribusi.

OVOC: Membangun Ekosistem Bisnis Desa

Astra juga turut serta dalam Kolaborasi Kampus Berdampak melalui program One Village One CEO (OVOC). Inisiatif ini dijalankan pada Jumat (24/4/2016) di Desa Sejahtera Astra, Kabupaten Bandung Barat, dengan fokus pada pengembangan komoditas unggulan lokal yang dapat menjadi penggerak ekonomi. Boy menjelaskan bahwa OVOC bertujuan menciptakan ekosistem bisnis desa yang terintegrasi, baik dari produksi maupun pemasaran.

Di Desa Sejahtera Astra, masyarakat mengembangkan berbagai komoditas hortikultura seperti selada air, labu, tomat, buncis Kenya, cabai, kol merah, dan paprika. Program ini memberikan bantuan teknis dalam meningkatkan kapasitas produksi, standarisasi kualitas hasil panen, serta penguatan infrastruktur distribusi. Dengan keberhasilan ini, pendapatan petani setempat meningkat drastis dari Rp1,2 juta menjadi Rp2,5 juta per bulan. “Peningkatan pendapatan ini tidak hanya terjadi secara kuantitatif, tetapi juga memberikan rasa percaya diri bagi masyarakat untuk terus berkembang,” ujarnya.

Pendekatan Komprehensif di Lombok Utara

Di luar Bandung Barat, Astra juga melakukan pendampingan di Desa Sejahtera Astra Lombok Utara sejak 2019. Program ini melibatkan 432 warga dari 16 desa, dengan pelatihan menyeluruh mulai dari budidaya hingga pascapanen. Selain itu, masyarakat mendapat bantuan dalam pengolahan hasil pertanian, sertifikasi produk, serta penguatan sarana produksi. Dari inisiatif ini, komoditas unggulan seperti porang, sorgum, kemiri, mete, kelor, dan cabai menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi desa.

Proses pengembangan tersebut berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat dari di bawah Rp1 juta per bulan menjadi sekitar Rp3 juta. Dengan pendekatan terpadu, program ini memastikan setiap langkah produksi dan pemasaran mendapat dukungan yang optimal. “Kami ingin desa tidak hanya menjadi penyangga ekonomi tetapi juga menjadi pusat inovasi dan pertumbuhan,” kata Boy. Dukungan yang diberikan meliputi akses ke teknologi pertanian, pelatihan manajemen usaha, serta keterlibatan langsung dalam pengembangan merek lokal.

Mengukir Harapan untuk SDGs Indonesia

Boy menegaskan bahwa semangat Astra dalam mendorong pemberdayaan desa selaras dengan visi keberlanjutan organisasi. “Program ini menjadi bagian dari upaya kami mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia,” ujarnya dalam blok kutipan. Dengan fokus pada penguatan ekonomi desa, Astra berupaya mengurangi kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan global.

Program Desa Sejahtera Astra juga dianggap sebagai langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian ekonomi. Dukungan yang diberikan melibatkan kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, serta kalangan akademisi. “Kolaborasi ini memastikan bahwa semua aspek pembangunan desa—seperti infrastruktur, keterampilan, dan akses pasar—mendapat perhatian serius,” kata Boy. Ia berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk terlibat dalam pengembangan ekonomi lokal.

Dalam jangka panjang, Astra menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui pendapatan yang lebih stabil dan keberlanjutan usaha. “Desa adalah komponen penting dalam pembangunan nasional, dan kami ingin menjadi mitra yang berkontribusi secara nyata,” ujarnya. Dengan menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan lingkungan, Astra percaya program ini akan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. “Kami yakin desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang sehat dan berdaya saing,” pungkas Boy.

Pembangunan Berbasis Lokal dan Pemanfaatan Potensi Desa

Astra menekankan bahwa pengembangan desa harus berdasarkan potensi lokal. Dengan memilih komoditas unggulan yang sesuai dengan kondisi geografis dan sumber daya setempat, inisiatif ini diharapkan dapat menghasilkan manfaat yang maksimal. Boy menjelaskan bahwa setiap desa memiliki karakteristik unik yang harus diakui dan dijadikan dasar untuk pengembangan ekonomi. “Kami tidak hanya membangun sistem produksi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menjadi pengambil keputusan dalam pengembangan ekonomi mereka sendiri,” ujarnya.

Keberhasilan Desa Sejahtera Astra menjadi bukti bahwa pendekatan terpadu dapat mempercepat transformasi ekonomi. Dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern, Astra membantu warga desa meningkatkan produksi, mengurangi risiko gagal panen, dan memperluas pasar. “Kami juga mendorong keterlibatan perusahaan lokal dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dan kesempatan pasar,” kata Boy. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pemberdayaan desa bukan hanya tentang pengada