Yang Dibahas: Kementerian PU terima usulan 16 proyek strategis Kalsel 2027

IMG 7510

Kementerian PU Terima 16 Usulan Proyek Strategis Kalimantan Selatan 2027

Dalam Musrenbang 2026 yang berlangsung di Banjarbaru, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan penerimaan 16 proyek strategis yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk periode anggaran 2027. Proyek-proyek ini terutama bertujuan meningkatkan koneksi, ketahanan pangan, akses air bersih, serta pengendalian banjir. Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Sekretariat Jenderal Kementerian PU, Krisno Yuwono, menjelaskan bahwa usulan tersebut menjadi bagian dari penyusunan rencana pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional.

“Usulan ini mencerminkan kebutuhan wilayah prioritas, yang tidak hanya menekankan pada pembangunan fisik, tetapi juga terkait peningkatan daya produksi ekonomi serta kekuatan daerah dalam menghadapi risiko bencana,” ujarnya.

Bidang transportasi menjadi fokus utama, dengan usulan penguatan jaringan penghubung antar pulau di Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu. Krisno menyebutkan bahwa infrastruktur ini dianggap krusial untuk mengoptimalkan alur barang dan jasa serta membuka ruang ekonomi baru di daerah pesisir.

Dalam sektor pendidikan, Pemerintah Kalimantan Selatan mengajukan rencana rehabilitasi dan renovasi lembaga belajar, baik madrasah maupun sekolah rakyat, yang tersebar di berbagai wilayah. Usulan ini bertujuan memperbaiki fasilitas pendidikan secara keseluruhan.

Ketahanan Pangan dan Irigasi

Peningkatan ketahanan pangan menjadi prioritas, dengan usulan penguatan jaringan irigasi di beberapa daerah. Kabupaten Tapin mengusulkan pengembangan D.I. Tapin, sedangkan Hulu Sungai Selatan menargetkan rehabilitasi D.I. Amandit dan D.I. Telaga Langsat, serta persiapan dokumen perencanaan lanjutan. Barito Kuala juga mengajukan proyek rehabilitasi D.I.R. Barambai, D.I.R. Jelapat, dan D.I.R. Seluang. Di sisi lain, Hulu Sungai Utara memfokuskan usulan pada peningkatan saluran pengelolaan air di D.I. Polder Alabio.

Peningkatan Layanan Dasar

Pada bidang layanan dasar, usulan melibatkan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kotabaru, serta rehabilitasi SPAM Regional Banjarbakula di Banjar. Barito Kuala juga mengusulkan penguatan infrastruktur air baku untuk memperluas cakupan akses air bersih masyarakat.

Pengendalian Banjir

Kemudian, dua proyek utama terkait pengendalian banjir diusulkan. Pertama, pembangunan Bendungan Riam Kiwa di Banjar sebagai penangkal banjir sekaligus pendukung irigasi. Kedua, kelanjutan program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) di Kota Banjarmasin untuk meningkatkan daya tahan kawasan perkotaan terhadap genangan.

Usulan semua proyek tersebut berasal dari sistem informasi per April 2026 dan akan dibahas lebih lanjut dalam Forum Konsultasi Regional yang dijadwalkan pada 13–16 April 2026. Proses ini bertujuan memastikan harmonisasi antara rencana nasional dan daerah, serta kesiapan perencanaan yang matang.