Special Plan: First Blast Quarry Management PT Dahana di Buton Tandai Langkah Strategis Menuju “Sixty to Infinity”
PT Dahana Mulai Operasional Proyek Quarry Management di Buton sebagai Langkah Strategis menuju “Sixty to Infinity”
Special Plan – Di lokasi proyek Quarry Management PT Bukit Gamping Resources, Buton, Sulawesi Tenggara, PT Dahana secara resmi melaksanakan pertama kali peledakan pada Selasa, 5 Mei 2026. Momen ini dianggap sebagai batu loncatan penting yang mengawali operasional proyek, serta mencerminkan pencapaian signifikan setelah perjalanan panjang yang dimulai sejak tahun 2024. Proyek ini menandai peningkatan kapasitas perusahaan dalam bidang pertambangan, sekaligus menggarisbawahi komitmen untuk mendorong inovasi dalam industri batu gamping.
Proses Panjang menuju Pencapaian Teknis
Menurut laporan yang disampaikan oleh Direktur Operasi PT Dahana, Abdul Haris Atbaro, peledakan pertama bukan sekadar tanda pencapaian teknis, tetapi juga buah dari rangkaian upaya yang melibatkan proses pengurusan izin, penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi di awal 2025, serta persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang diberikan pada bulan Maret lalu. Haris menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari ketekunan, kesabaran, dan komitmen yang terus dilakukan oleh seluruh tim, yang berperan aktif dalam mengelola proses terintegrasi dari pembersihan lahan hingga distribusi material melalui pelayaran.
“Keberhasilan ini lahir dari ketekunan, kesabaran, dan komitmen tim. PT Dahana tidak hanya bertindak sebagai kontraktor, tetapi mitra strategis yang mengelola proses terintegrasi dari land clearing hingga barging,” ungkap Haris.
Sebagai bagian dari transformasi bisnis, proyek ini juga menjadi pelopor dalam lini usaha baru perusahaan, yaitu Quarry Management. Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, menyoroti bahwa keberhasilan tahap awal menjadi dasar untuk memperkuat kapabilitas hulu dan mengintegrasikan rantai pasok secara lebih solid. “Ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, sejalan dengan visi transformasi yang telah diusung PT Dahana,” jelas Hary.
Komitmen terhadap Praktik Pertambangan Berkualitas
Dalam wawancara terpisah, Komisaris PT Dahana, Wildan Widarman, menegaskan bahwa penerapan good mining practice, standar keselamatan kerja, serta tata kelola pertambangan yang berkelanjutan menjadi kunci utama untuk menjaga keberlanjutan proyek. Ia menyoroti pentingnya konsistensi dalam menjalankan operasi yang memenuhi aturan lingkungan dan sosial, sehingga tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi juga menjaga keseimbangan dengan masyarakat sekitar dan alam.
“Penerapan good mining practice, keselamatan kerja, serta tata kelola pertambangan yang berkelanjutan menjadi penting untuk menjamin keberhasilan jangka panjang,” tambah Wildan.
Di sisi mitra, Direktur Utama PT Bukit Gamping Resources, Heru Hendarto, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja tim PT Dahana. “Kami mengapresiasi profesionalisme dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh anggota tim PT Dahana sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan peledakan pertama hari ini. Ini menjadi fondasi kuat yang akan mendukung kesuksesan proyek-proyek selanjutnya,” katanya.
Komitmen untuk Inovasi dan Pengembangan Ekosistem
Peledakan pertama ini juga sejalan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-60 PT Dahana yang mengusung tema “Sixty to Infinity.” Tema tersebut menggambarkan semangat perusahaan untuk terus berkembang dan mengembangkan ekosistem industri batu gamping secara terpadu. Dalam konteks ini, proyek Quarry Management di Buton dianggap sebagai representasi komitmen PT Dahana dalam mendorong inovasi dan mengintegrasikan proses dari ekstraksi hingga distribusi.
“Ini menjadi representasi komitmen perusahaan dalam inovasi dan pengembangan ekosistem industri limestone terintegrasi,” ujar Hary Irmawan.
Dalam menyambut perayaan tahun ke-60, PT Dahana juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh aktivitas operasional dengan standar keselamatan tertinggi, disiplin kerja, serta orientasi pada keberlanjutan. Dengan pendekatan ini, perusahaan berharap menciptakan nilai tambah yang tidak hanya bermanfaat bagi pemangku kepentingan langsung, tetapi juga berdampak positif pada lingkungan dan masyarakat sekitar.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan, Quarry Management di Buton diharapkan menjadi contoh nyata dalam mengelola sumber daya alam secara optimal. Proyek ini menggabungkan teknologi, manajemen risiko, serta keterlibatan pihak lokal, sehingga mampu menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Haris Atbaro menambahkan bahwa PT Dahana berusaha memastikan semua proses berjalan lancar, mulai dari tahap persiapan awal hingga implementasi penuh.
Dengan keberhasilan peledakan pertama, PT Dahana kini siap membangun infrastruktur operasional yang lebih luas. Proyek ini diharapkan menjadi fondasi untuk mengembangkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan distribusi, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain utama dalam industri pertambangan Indonesia. Pihak perusahaan juga menyatakan bahwa setiap langkah yang diambil bertujuan untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.
Di samping itu, proyek ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan pertambangan tidak hanya tentang produksi, tetapi juga tentang keterlibatan masyarakat, pengurangan dampak lingkungan, serta keberlanjutan dalam ekosistem industri. Haru Hendarto dari PT Bukit Gamping Resources menegaskan bahwa kerja sama antar tim dan mitra akan terus ditingkatkan guna memastikan proyek ini berjalan maksimal. “Kinerja PT Dahana selama ini sangat memuaskan, dan peledakan pertama ini menjadi bukti kuat dari kualitas kerja mereka,” pungkasnya.
Sebagai sebuah langkah strategis, Quarry Management di Buton dianggap sebagai penggerak utama dalam mencapai visi PT Dahana untuk “Sixty to Infinity.” Dengan kombinasi inovasi, keahlian teknis, serta komitmen terhadap keberlanjutan, perusahaan ini berupaya menjadi pionir dalam mengelola industri batu gamping secara modern dan berkelanjutan. Seluruh pihak, termasuk manajemen, karyawan, dan mitra, berharap proyek ini menjadi awal dari perjalanan lebih maju menuju tujuan yang lebih tinggi.
