Peringkat dan ulasan menentukan pilihan kuliner konsumen
Peringkat dan Ulasan Menentukan Pilihan Kuliner Konsumen
Peringkat dan ulasan menentukan pilihan kuliner – Jakarta—Dalam konferensi pers Bintang 5 Awards 2026 di Jakarta, Jumat, Melinda Savitri, Country Marketing and Communication Head Grab, mengungkapkan bahwa peringkat dan ulasan di merchant kuliner sangat berpengaruh dalam membentuk keputusan konsumen. Menurutnya, faktor-faktor ini menjadi salah satu elemen penting yang dipertimbangkan pengguna saat mencari layanan makanan terbaik sesuai dengan preferensi mereka.
Penelitian Grab: Prioritas Konsumen di Tengah Persaingan
Melinda menjelaskan bahwa Grab melakukan beberapa penelitian untuk memahami pola perilaku konsumen, terutama dalam memilih atau membeli makanan. Dari hasil riset tersebut, ia menegaskan bahwa rating dan review makanan menempati posisi yang cukup signifikan dalam daftar lima prioritas utama. “Banyak orang berpikir bahwa ulasan dan peringkat adalah kunci utama untuk menentukan pilihan makanan yang layak,” katanya.
“Di Grab sendiri kita melakukan beberapa riset untuk apa sih yang biasanya konsumen lakukan atau pertimbangkan pada saat mereka ingin memilih atau membeli makanan. Memang salah satunya adalah rating dan review makanan itu cukup penting, itu ada di dalam top 5,”
Dalam konteks ini, Melinda menyebutkan bahwa sebagian besar konsumen yang menggunakan aplikasi Grab berada pada kelas menengah. Kelompok ini, kata dia, cenderung memperhatikan beberapa aspek ketika memilih makanan, termasuk reputasi merchant berdasarkan ulasan pengguna lain. “Dengan memperhatikan peringkat dan ulasan, konsumen bisa memperkirakan kualitas layanan yang mereka dapatkan,” ujarnya.
Kurasi Merchant Bintang 5 untuk Meningkatkan Kualitas Pengalaman
Untuk memudahkan pengguna menemukan makanan yang sesuai, Grab melakukan kurasi terhadap merchant yang memiliki rating bintang 5. Menurut Melinda, inisiatif ini bertujuan agar masyarakat dapat dengan cepat menemukan opsi kuliner yang memenuhi standar kepuasan. “Kita tidak memungkiri bahwa meskipun rating dan review positif, harga mungkin tetap menjadi faktor yang memengaruhi keputusan konsumen,” tambahnya.
“Karena kita tidak memungkiri nih walaupun ratingnya bagus, reviewnya bagus, kalau harganya mahal mungkin ada yang tidak relevan buat konsumen. Jadi salah satunya memang benar tadi rating dan review sangat penting, bisa menentukan orang itu memilih merchant apa,”
Menurutnya, keabsahan ulasan dan peringkat juga bergantung pada lokasi pengguna. Dengan mempertimbangkan kebutuhan setiap daerah, Grab memastikan bahwa merchant yang direkomendasikan relevan dengan preferensi lokal. “Masyarakat lebih mudah menemukan makanan terbaik di sekitarnya jika ulasan dan peringkat terkait langsung dengan lokasi mereka,” jelasnya.
Validitas Ulasan: Faktor Waktu dan Kontribusi Konsumen
Selain itu, Melinda menekankan bahwa ulasan yang valid biasanya muncul setelah makanan sampai ke tangan konsumen. “Hal ini membuat review lebih dapat dipercaya karena bersifat empiris, bukan hanya rekomendasi berdasarkan kesan pertama,” ujarnya. Dengan mekanisme ini, konsumen tidak hanya mengandalkan penampilan merchant, tetapi juga pengalaman nyata dalam memenuhi kebutuhan mereka.
Sebagai tambahan, ia menyoroti bahwa selain peringkat dan ulasan, harga yang terjangkau serta promosi dari merchant juga menjadi pertimbangan utama. “Harga murah atau diskon bisa memengaruhi minat konsumen, terutama bagi mereka yang mengutamakan nilai ekonomis,” katanya. Namun, Melinda menegaskan bahwa kualitas layanan dan citra rasa makanan tetap menjadi fondasi utama dalam menarik pelanggan.
Komitmen Grab untuk Ekosistem Kuliner Indonesia
Melinda juga menyampaikan bahwa kepercayaan konsumen harus dipertahankan melalui komitmen merchant dalam meningkatkan kualitas. “Dengan memperbaiki layanan dan citra rasa, merchant bisa menjadi referensi yang kredibel bagi pengguna,” ujarnya. Inisiatif Bintang 5 Awards, menurutnya, merupakan bagian dari upaya untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kuliner di Indonesia.
“Melinda mengatakan diperlukan komitmen merchant untuk mempertahankan kepercayaan konsumen melalui peningkatan kualitas layanan dan cita rasa sehingga bisa menjadi referensi untuk memilih makanan terbaik di kota seluruh Indonesia dan membantu meningkatkan visibilitas kuliner Indonesia.”
Menurutnya, Bintang 5 Awards bertujuan untuk memperkuat kredibilitas merchant lokal serta mendorong pertumbuhan industri kuliner nasional. “Ini sejalan dengan visi Grab dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi makanan dan layanan digital,” tambahnya. Inisiatif tersebut juga dirancang agar konsumen memiliki lebih banyak pilihan berkualitas, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat.
Lebih lanjut, Melinda menyebutkan bahwa ulasan dan peringkat tidak hanya membantu pengguna, tetapi juga memberikan umpan balik berharga bagi merchant. “Dengan melihat pola ulasan, merchant bisa mengenali kelemahan dan kekuatan layanan mereka, sehingga terus berkembang,” jelasnya. Hal ini juga memperkuat transparansi dalam ekosistem aplikasi Grab, memastikan bahwa konsumen mendapatkan informasi yang akurat dan up-to-date.
Sebagai bagian dari strategi digitalisasi kuliner, Grab berupaya menciptakan platform yang memudahkan akses makanan khas Indonesia. “Dengan bintang 5 sebagai indikator kualitas, kita bisa menggali potensi merchant lokal yang mungkin belum terdengar secara luas,” ucap Melinda. Ia juga menyoroti bahwa inisiatif ini memiliki dampak sosial yang signifikan, terutama dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat lokal dengan kuliner tradisional.
Dalam konteks keberlanjutan, Melinda mengatakan bahwa Bintang 5 Awards tidak hanya berfokus pada kualitas makanan, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis merchant. “Merchant yang memenuhi standar bintang 5 harus terus berinovasi agar tetap relevan di pasar yang dinamis,” ujarnya. Dengan begitu, Grab berharap mampu menciptakan ekosistem yang seimbang antara kepuasan konsumen dan pertumbuhan usaha kecil dan menengah di sektor kuliner.
Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, menurut Melinda, sangat tergantung pada kepercayaan pengguna. “Konsumen yang merasa puas akan kembali menggunakan layanan dan merekomendasikannya kepada orang lain,” jelasnya. Dengan membangun hubungan yang kuat antara merchant dan konsumen, Grab berharap menciptakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan industri makanan secara keseluruhan.
