Tubuh terasa lemas? Pelajari cara memulihkan kondisi tubuh yang lemas dengan langkah mudah seperti istirahat, hidrasi, dan pola makan sehat di sini!
Pernahkah Anda merasa tubuh begitu lemas hingga sulit menjalani aktivitas sehari-hari? Kondisi ini seringkali membuat frustrasi, terutama jika Anda memiliki jadwal yang padat. Tubuh lemas bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari kurang tidur, dehidrasi, hingga stres berlebih.
Namun, Anda tidak perlu khawatir! Artikel ini akan membahas cara memulihkan kondisi tubuh yang lemas secara efektif dan alami.
Dengan mengikuti langkah-langkah yang sederhana ini, Anda dapat kembali merasa energik dan siap menghadapi hari. Mari kita bahas lebih lanjut!
Table of Contents
ToggleApa Penyebab Badan Terasa Sangat Lemas?
Badan terasa sangat lemas bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurang tidur, dehidrasi, pola makan tidak sehat, stres, atau kurangnya aktivitas fisik.
Selain itu, kondisi kesehatan tertentu seperti anemia, gula darah rendah, gangguan tiroid, atau sindrom kelelahan kronis juga dapat menjadi penyebab. Jika rasa lemas berlangsung lama atau disertai gejala lain seperti pusing, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.
Cara Memulihkan Kondisi Tubuh yang Lemas
Tubuh yang lemas adalah kondisi yang sering dialami banyak orang akibat berbagai faktor seperti kelelahan, kurang tidur, pola makan yang buruk, atau bahkan gangguan kesehatan.
Untuk mengatasinya, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan istirahat, hidrasi, asupan makanan yang baik, serta aktivitas fisik ringan.
Berikut ini adalah panduan lengkap mengenai cara memulihkan kondisi tubuh yang lemas.
1. Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup adalah fondasi utama untuk memulihkan tubuh yang lemas. Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh kehilangan energi, tetapi juga memengaruhi fungsi otak, mood, dan produktivitas Anda.
Mengapa Istirahat Penting?
Saat Anda tidur, tubuh melakukan regenerasi sel, memperbaiki jaringan yang rusak, dan mengatur kembali fungsi organ tubuh. Tanpa tidur yang cukup, tubuh tidak mendapatkan waktu yang diperlukan untuk memulihkan diri, sehingga energi Anda terus terkuras.
Tips Agar Tidur Berkualitas:
- Atur Rutinitas Tidur: Tidurlah pada waktu yang sama setiap malam, termasuk di akhir pekan, untuk membantu tubuh membentuk jam biologis yang konsisten.
- Ciptakan Lingkungan Tidur Nyaman: Gunakan lampu redup, pastikan suhu kamar ideal (tidak terlalu panas atau dingin), dan hindari kebisingan.
- Hindari Kafein dan Alkohol Sebelum Tidur: Kedua zat ini dapat mengganggu kualitas tidur Anda, bahkan jika dikonsumsi beberapa jam sebelumnya.
- Relaksasi Sebelum Tidur: Lakukan aktivitas yang menenangkan seperti membaca buku, meditasi, atau mendengarkan musik lembut.
Manfaat Istirahat yang Cukup:
- Meningkatkan konsentrasi dan produktivitas.
- Mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi.
- Membantu menjaga keseimbangan hormon yang memengaruhi suasana hati dan tingkat energi.
Dengan tidur yang cukup, tubuh akan kembali segar dan siap menjalani aktivitas sehari-hari dengan optimal.
2. Hidrasi
Tubuh manusia membutuhkan cairan untuk mendukung berbagai fungsi vital, mulai dari menjaga suhu tubuh hingga membantu transportasi nutrisi ke seluruh tubuh. Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, lesu, dan sulit berkonsentrasi.
Tanda-Tanda Dehidrasi:
- Mulut dan kulit terasa kering.
- Pusing atau sakit kepala ringan.
- Urin berwarna gelap dan jumlahnya sedikit.
- Merasa lemas atau mudah lelah.
Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan?
Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, berat badan, aktivitas, dan kondisi cuaca. Namun, secara umum, orang dewasa disarankan untuk minum sekitar 8-10 gelas air per hari (sekitar 2-3 liter).
Tips untuk Tetap Terhidrasi:
- Bawa Botol Air: Selalu bawa botol air ke mana pun Anda pergi untuk memastikan Anda bisa minum kapan saja.
- Konsumsi Makanan yang Mengandung Air: Buah-buahan seperti semangka, jeruk, dan mentimun mengandung banyak air yang dapat membantu hidrasi tubuh.
- Hindari Minuman Bersoda dan Manis: Minuman ini justru dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.
Hidrasi yang cukup akan membantu tubuh tetap segar, mencegah rasa lelah berlebihan, dan menjaga fungsi organ tetap optimal.
Ketahui manfaat lengkap air putih bagi kesehatan tubuh di artikel ini: 8 Alasan Pentingnya Minum Air Putih untuk Kesehatan Tubuh.
3. Konsumsi Makanan yang Tepat

Pola makan adalah salah satu faktor utama yang menentukan tingkat energi tubuh. Makanan yang Anda konsumsi setiap hari akan sangat berpengaruh pada kemampuan tubuh untuk memproduksi energi, memperbaiki jaringan, dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Oleh karena itu, memilih makanan yang tepat sangat penting untuk memulihkan tubuh yang lemas.
Makanan yang Membantu Memulihkan Energi
- Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, ubi jalar, dan roti gandum adalah sumber energi yang baik. Berbeda dengan karbohidrat sederhana seperti gula, karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga energi yang dihasilkan bertahan lebih lama. - Protein Berkualitas
Protein adalah bahan baku utama untuk memperbaiki jaringan tubuh dan membangun otot. Sumber protein yang baik meliputi ikan, ayam, telur, tempe, tahu, serta kacang-kacangan seperti almond dan kacang mete. - Sayuran Hijau
Sayuran seperti bayam, kangkung, dan brokoli mengandung zat besi, magnesium, dan vitamin B yang membantu mengurangi rasa lemas, terutama bagi Anda yang mengalami anemia. - Buah-Buahan
Pisang, apel, jeruk, dan anggur adalah contoh buah yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Pisang, misalnya, mengandung potasium yang membantu menstabilkan energi tubuh. - Lemak Sehat
Alpukat, minyak zaitun, dan ikan salmon mengandung lemak sehat yang baik untuk meningkatkan energi tubuh tanpa menyebabkan penurunan gula darah yang drastis.
Makanan yang Harus Dihindari
- Makanan Tinggi Gula:
Meskipun makanan manis seperti permen atau minuman bersoda memberikan energi instan, lonjakan gula darah ini biasanya diikuti dengan penurunan drastis yang menyebabkan tubuh kembali lemas. - Makanan Cepat Saji:
Junk food yang tinggi lemak trans dan garam hanya memberikan kalori kosong tanpa nutrisi yang bermanfaat. - Minuman Bersoda dan Energi:
Selain mengandung gula berlebih, minuman ini sering kali memiliki kafein yang berlebihan sehingga dapat mengganggu kualitas tidur.
Tips Pola Makan yang Sehat
- Konsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering, setiap 3-4 jam sekali.
- Padukan karbohidrat, protein, dan serat dalam setiap makanan utama Anda.
- Minum segelas air putih sebelum makan untuk membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik.
Dengan memilih makanan yang tepat, tubuh Anda akan mendapatkan energi yang stabil sepanjang hari, membantu mengatasi rasa lemas dengan efektif.
Pelajari lebih lanjut tentang makanan yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal dalam artikel berikut: 7 Pilihan Makanan Sehat untuk Ginjal.
4. Cek Kadar Gula Darah
Kadar gula darah yang tidak stabil sering menjadi penyebab utama tubuh terasa lemas. Gula darah yang terlalu rendah (hipoglikemia) atau terlalu tinggi (hiperglikemia) memengaruhi cara tubuh memproduksi dan menggunakan energi. Kedua kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat mengganggu fungsi tubuh secara keseluruhan.
Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)
Hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah turun di bawah batas normal. Ini biasanya terjadi akibat melewatkan waktu makan, mengonsumsi alkohol, atau aktivitas fisik berlebihan tanpa asupan makanan yang cukup.
Gejala Hipoglikemia:
- Lemas dan gemetar.
- Berkeringat dingin.
- Pusing atau sakit kepala.
- Jantung berdebar.
Cara Mengatasinya:
- Segera konsumsi makanan atau minuman manis seperti madu, jus buah, atau kurma untuk meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.
- Setelah itu, makan camilan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti roti gandum atau buah-buahan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Gula Darah Tinggi (Hiperglikemia)
Sebaliknya, gula darah yang terlalu tinggi dapat membuat tubuh kesulitan mengolah glukosa menjadi energi. Kondisi ini biasanya dialami oleh penderita diabetes atau orang yang mengonsumsi makanan tinggi gula secara berlebihan.
Gejala Hiperglikemia:
- Rasa haus berlebihan.
- Sering buang air kecil.
- Lemas dan mudah lelah.
- Penglihatan kabur.
Cara Mengatasinya:
- Kurangi konsumsi gula tambahan dalam makanan dan minuman.
- Tingkatkan konsumsi serat dari sayuran, buah, dan biji-bijian untuk memperlambat penyerapan gula.
- Periksa kadar gula darah secara rutin dengan glucometer, terutama jika Anda memiliki riwayat diabetes.
Dengan menjaga kadar gula darah tetap stabil, tubuh Anda akan berfungsi lebih optimal, sehingga rasa lemas dapat diminimalkan.
5. Peregangan dan Aktivitas Ringan
Ketika tubuh terasa lemas, Anda mungkin tergoda untuk terus beristirahat. Namun, terlalu lama diam atau tidak bergerak justru dapat memperburuk kondisi tubuh. Peregangan dan aktivitas ringan membantu melancarkan aliran darah, memberikan oksigen ke seluruh tubuh, dan meningkatkan energi.
Manfaat Peregangan untuk Tubuh yang Lemas
- Meningkatkan Sirkulasi Darah:
Gerakan peregangan membantu memperbaiki aliran darah ke otot dan otak, yang dapat mengurangi rasa lelah. - Mengurangi Kekakuan Otot:
Ketegangan otot akibat terlalu lama duduk atau berbaring bisa membuat tubuh terasa berat. Peregangan membantu melemaskan otot-otot tersebut. - Meningkatkan Fokus:
Aktivitas ringan dapat merangsang otak untuk bekerja lebih baik, membantu Anda lebih fokus dan bersemangat.
Contoh Gerakan Peregangan
- Peregangan Leher:
- Miringkan kepala ke kiri dan kanan secara perlahan.
- Tahan posisi selama 10 detik di setiap sisi.
- Peregangan Punggung:
- Berdiri tegak dan angkat kedua tangan ke atas, lalu bungkukkan badan ke depan hingga tangan menyentuh lantai.
- Tahan posisi selama 15 detik.
- Peregangan Kaki:
- Duduk dengan kaki lurus, lalu coba sentuh ujung jari kaki Anda.
Aktivitas Ringan yang Direkomendasikan
- Jalan santai di sekitar rumah selama 10-15 menit.
- Yoga ringan yang menggabungkan peregangan dan pernapasan dalam.
- Senam ringan yang bisa dilakukan di dalam rumah.
Melakukan peregangan secara rutin tidak hanya membantu mengurangi rasa lemas tetapi juga meningkatkan fleksibilitas dan kebugaran tubuh secara keseluruhan.
6. Kelola Stres
Stres adalah salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas. Saat Anda stres, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah besar, yang bisa menguras energi Anda. Selain itu, stres juga dapat mengganggu pola tidur dan nafsu makan, sehingga membuat tubuh semakin lelah.
Dampak Stres pada Tubuh
- Menurunkan Kualitas Tidur: Stres membuat Anda sulit tidur atau sering terbangun di malam hari, sehingga tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
- Meningkatkan Ketegangan Otot: Ketika stres, otot cenderung tegang, yang bisa menyebabkan tubuh terasa berat dan lemas.
- Mengganggu Pencernaan: Stres dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti maag atau perut kembung, yang membuat tubuh tidak bisa menyerap nutrisi dengan baik.
Cara Efektif Mengelola Stres
- Latihan Meditasi:
Luangkan waktu 5-10 menit setiap hari untuk duduk dengan tenang, memejamkan mata, dan fokus pada pernapasan Anda. - Pernapasan Dalam:
Tarik napas dalam selama 4 detik, tahan selama 4 detik, lalu hembuskan perlahan selama 6 detik. Ulangi 5-10 kali. - Melakukan Aktivitas yang Menyenangkan:
Habiskan waktu untuk hobi seperti membaca, menonton film, atau mendengarkan musik favorit. - Berolahraga:
Aktivitas fisik seperti yoga, berjalan kaki, atau berenang dapat membantu melepaskan hormon endorfin yang membuat tubuh lebih rileks.
Mengelola stres dengan baik tidak hanya membantu mengurangi rasa lemas tetapi juga meningkatkan kesehatan mental dan emosional Anda.
7. Periksa Kondisi Kesehatan
Jika tubuh sering lemas meskipun sudah mencoba berbagai cara, mungkin ada kondisi kesehatan tertentu yang perlu diperiksa.
Masalah kesehatan yang mendasari seperti anemia, hipotiroidisme, atau kelelahan kronis bisa menjadi penyebab tubuh Anda terasa tidak bertenaga.
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
- Jika tubuh lemas disertai gejala lain seperti pusing, mual, demam, atau nyeri.
- Jika rasa lemas berlangsung lebih dari seminggu dan tidak membaik meskipun sudah beristirahat cukup.
- Jika Anda memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes atau tekanan darah rendah.
Pemeriksaan yang Mungkin Dilakukan:
- Tes Darah: Untuk memeriksa kadar hemoglobin, zat besi, gula darah, dan fungsi tiroid.
- Tes Jantung: Jika lemas disertai nyeri dada atau sesak napas, dokter mungkin akan melakukan EKG atau tes treadmill.
- Evaluasi Pola Tidur: Jika Anda sering lemas karena tidur yang tidak nyenyak, dokter mungkin akan memeriksa gangguan tidur seperti sleep apnea.
Dengan mengetahui penyebab pasti rasa lemas, Anda dapat menerima penanganan yang tepat dan efektif.
8. Cukupi Kebutuhan Cairan Elektrolit
Elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi otot, dan kinerja saraf. Kekurangan elektrolit dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, otot kram, atau bahkan gangguan detak jantung.
Penyebab Kekurangan Elektrolit
- Berkeringat berlebihan akibat olahraga atau cuaca panas.
- Dehidrasi karena kurang minum air.
- Gangguan pencernaan seperti diare atau muntah.
Sumber Elektrolit Alami
- Air Kelapa: Mengandung kalium dan magnesium yang membantu memulihkan energi tubuh.
- Pisang: Sumber kalium yang mudah ditemukan.
- Sayuran Hijau: Bayam dan kale kaya akan magnesium dan kalsium.
- Yogurt: Mengandung kalsium dan natrium.
Untuk aktivitas fisik yang intens, Anda juga bisa mengonsumsi minuman olahraga yang mengandung elektrolit tambahan.
9. Olahraga
Olahraga ringan adalah cara efektif untuk meningkatkan energi tubuh. Saat berolahraga, aliran darah meningkat, sehingga lebih banyak oksigen dan nutrisi yang disalurkan ke otot dan otak.
Manfaat Olahraga bagi Tubuh yang Lemas
- Meningkatkan Aliran Darah: Membantu tubuh memulihkan energi lebih cepat.
- Meningkatkan Hormon Endorfin: Hormon ini memberikan perasaan bahagia dan mengurangi stres.
- Meningkatkan Keseimbangan Energi: Aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan energi secara efisien.
Olahraga yang Direkomendasikan:
- Jalan Santai: Aktivitas ringan ini mudah dilakukan dan efektif untuk meningkatkan energi.
- Yoga: Menggabungkan gerakan peregangan dan pernapasan untuk relaksasi tubuh dan pikiran.
- Berenang: Membantu melatih otot tanpa memberikan tekanan berlebih pada tubuh.
Lakukan olahraga secara rutin 3-5 kali seminggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Anda akan merasakan tubuh lebih bertenaga dan siap menghadapi aktivitas sehari-hari.
Kesimpulan
Tubuh lemas memang mengganggu, tetapi Anda bisa mengatasinya dengan langkah-langkah sederhana seperti istirahat cukup, hidrasi, pola makan sehat, dan olahraga. Jika kondisi ini berlanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Untuk tips kesehatan lebih lengkap, kunjungi FitInfoSehat.com. Jadikan hidup Anda lebih sehat dan produktif!







