Latest Program: Kemdiktisaintek Lakukan Orientasi Pada 42 SMA Unggul Garuda Transformasi dan 390 Penerima Beasiswa Garuda 2026
Kemdiktisaintek: Latest Program Garuda untuk 42 SMA dan 390 Beasiswa
Latest Program – Sebagai Latest Program terbaru, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menggelar orientasi yang menyasar 42 Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Transformasi serta 390 penerima Beasiswa Garuda tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 8 Juli ini menjadi momentum strategis dalam pengembangan ekosistem pendidikan nasional melalui pendekatan terintegrasi.
Program ini merupakan bagian dari Prioritas Harapan Transformasi Cinta (PHTC) Presiden Prabowo Subianto yang telah diamanahkan kepada Kemdiktisaintek melalui Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi sejak 2025. Sebagai Latest Program unggulan, inisiatif ini bertujuan menciptakan sinergi antara pendidikan menengah dan tinggi untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.
Visi dan Misi Program Garuda
Ahmad Najib Burhani, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, menjelaskan bahwa Latest Program ini merupakan wujud nyata dari Asta Cita kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya meliputi peningkatan kader, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan kualitas pendidikan nasional secara menyeluruh.
“Sekolah Garuda dan Beasiswa Garuda kami rancang sebagai satu kesatuan ekosistem yang tidak terpisahkan dan saling melengkapi, tanpa mengurangi kesempatan bagi sekolah lainnya terutama untuk mendapatkan kesempatan seleksi pendanaan sekolah di luar negeri melalui Beasiswa Garuda,” ungkapnya dalam acara Orientasi Program SMA Unggul Garuda Transformasi dan Pembekalan Batch 1 Awardee Beasiswa Garuda Tahun 2026 di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Kamis (9/7).
Program ini memberikan berbagai intervensi pada pendidikan tingkat menengah melalui Sekolah Garuda Transformasi. Selain itu, pemberian akses pendidikan tinggi dilakukan melalui beasiswa untuk menempuh gelar sarjana di universitas terbaik di seluruh dunia, memperkuat posisi Indonesia dalam kancah pendidikan global.
Pencapaian dan Target Pengembangan
Sesuai dengan rancangan Sekolah Garuda, Kemdiktisaintek telah menetapkan 42 Sekolah Garuda Transformasi hingga tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 12 sekolah ditetapkan pada tahun sebelumnya, sementara 30 sekolah lainnya baru saja ditetapkan dan akan menerima program yang sama pada tahun ini. Target jangka panjang untuk Sekolah Garuda Transformasi adalah mencapai 80 sekolah hingga tahun 2029.
Di samping itu, Ditjen Saintek juga mendapat amanah untuk membangun 20 SMA Unggul Garuda Baru. Saat ini, empat sekolah telah terbangun di empat lokasi berbeda. Keempat lokasi tersebut meliputi Belitung Timur di Bangka Belitung, Bulungan di Kalimantan Utara, Konawe Selatan di Sulawesi Tenggara, dan Timor Tengah Selatan di Nusa Tenggara Timur.
Keempat sekolah baru ini akan memulai tahun ajaran dengan menerima total 301 siswa. Selain itu, ratusan sekolah di sekitarnya juga akan mendapatkan pengimbasan program ini, menciptakan efek domino dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Beasiswa Garuda: Investasi untuk Generasi Emas
Beasiswa Garuda merupakan program hilirisasi ekosistem garuda yang telah menyelesaikan 416 penerima beasiswa pada tahun 2025. Untuk tahun 2026, Kemdiktisaintek telah menyeleksi 390 penerima untuk batch pertama sebagai bagian dari Latest Program ini. Saat ini, proses seleksi untuk batch kedua sedang berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para calon penerima.
“Beasiswa Garuda sebagai kesatuan program kami rancang tidak hanya memberikan pendanaan untuk mendapatkan gelar S1 di luar negeri tapi juga memberikan kesempatan untuk pendanaan joint degree dan double degree antara perguruan tinggi dalam negeri dan perguruan tinggi luar negeri. Kami juga melakukan monitoring selama program berjalan dan kesempatan magang atau internship di berbagai institusi termasuk BUMN yang nantinya akan diakui sebagai kredit di universitas tempat studinya,” ujar Najib.
Pesan Menteri dan Apresiasi
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa para penerima Beasiswa Garuda akan menjalani perjalanan panjang. Ia berharap mereka dapat belajar sebanyak-banyaknya dari negara-negara yang sudah maju. Brian menekankan bahwa beasiswa yang diterima merupakan investasi besar dari negara untuk masa depan bangsa.
“Anda tahu bahwa beasiswa Anda itu berlipat-lipat uang negara diberikan kepada Anda dibandingkan kita untuk membiayai sekolah di dalam negeri. Berlipat-lipat. Ada yang ratusan kali, ada yang 100 kali, ada yang 200 kali. Jadi apa maksudnya? Anda punya tanggung jawab. Anda punya tanggung jawab mengembalikan nanti ke bangsa kita dalam bentuk yang lain. Mengembalikan dalam bentuk kemajuan bangsa kita,” tegas Brian.
Dalam kesempatan yang sama, Brian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan Sekolah Garuda Transformasi. Ia menitipkan kader-kader bangsa terbaik untuk dibina dan dibentuk karakternya. Brian juga mengucapkan terima kasih kepada perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah berkontribusi dalam program ini.
