Key Discussion: Pemprov Sumut-Tapteng bentuk tim percepat validasi data korban bencana

1000857656

Pemprov Sumut dan Tapteng Bentuk Tim Percepat Verifikasi Data Korban Bencana

Key Discussion – Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) membentuk tim khusus guna mempercepat proses verifikasi data korban bencana hidrometeorologi. Tim ini bertugas memastikan distribusi bantuan sosial, insentif ekonomi, serta perbaikan rumah warga terdampak berjalan tepat sasaran dan efisien. Pembentukan tim terjadi setelah rapat daring yang digelar di Tapteng dari Kantor Gubernur Sumut, Selasa (21/4).

Langkah Strategis Pemerintah Pusat

Penjabat Sekretaris Daerah Sumut, Sulaiman Harahap, menjelaskan bahwa tim ini merupakan langkah lanjutan dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Tito, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, meminta pemerintah daerah meningkatkan kecepatan pendataan setelah bencana hidrometeorologi akhir November 2025. Selain itu, tim diberi tugas untuk memverifikasi data secara rinci, termasuk nama dan alamat, agar tidak terjadi kesalahan alokasi dana.

Koordinasi Terpadu untuk Proses Pendataan

Dana stimulan tahap pertama dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp31,2 miliar telah dialokasikan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dan rumah warga di Tapteng. Sulaiman Harahap menegaskan bahwa pemerintah pusat meminta pembentukan tim percepatan, dan Gubernur Sumut menyetujui langkah tersebut untuk memastikan pendataan lebih rapi. Key Discussion ini diharapkan bisa mengurangi waktu pengumpulan data, sehingga bantuan bisa segera diberikan kepada korban bencana.

“Dengan mekanisme ini, kita bisa mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak,” tutur Sulaiman Harahap.

Tim dari Pemprov Sumut melakukan kunjungan ke Tapteng pada Kamis (30/4) untuk memulai koordinasi dengan pihak setempat. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Basarin Yunus Tanjung, menjelaskan bahwa tim akan menyusun prosedur pengumpulan data hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. “Ini memastikan hasil verifikasi bisa dikumpulkan dalam waktu yang lebih singkat,” katanya.

“Kolaborasi antar-instansi sangat penting untuk mempercepat proses pendataan,” tambah Basarin Yunus Tanjung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng, Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, mengapresiasi kebijakan ini. Ia mengatakan bahwa meskipun pendataan masih dalam tahap perbaikan, pihaknya terus berupaya mempercepat proses. “Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi dalam menyalurkan bantuan,” ujarnya.

BNPB menegaskan dana stimulan tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti perbaikan rumah dan bantuan peralatan rumah tangga. Pemkab Tapteng bersedia membentuk tim tambahan guna memastikan data pendataan lebih akurat. Key Discussion ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat pemulihan pasca-bencana.

Bencana hidrometeorologi di Tapteng pada November 2025 menyebabkan kerusakan luas, termasuk banjir, longsoran tanah, dan badai. Banyak warga terdampak kehilangan tempat tinggal dan kehidupan sehari-hari. Pemprov Sumut dan Pemkab Tapteng berkomitmen menyalurkan bantuan secara cepat, termasuk insentif ekonomi dan perbaikan rumah, agar masyarakat tidak mengalami kesulitan lebih lama.