Mengatasi Masalah: Diburu peretas, pemerintah China imbau perbarui iOs dan iPadOS lama
Pemerintah China Peringatkan Pengguna iPhone dan iPad untuk Memperbarui Sistem Operasi
Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) mengeluarkan peringatan keamanan kepada pengguna perangkat iPhone dan iPad yang belum menginstal pembaruan terbaru. Imbauan ini disebabkan oleh adanya eksploitasi aktif terhadap celah keamanan yang terdapat di sistem operasi iOS dan iPadOS versi 13.0 hingga 17.2.1.
Laman Gizchina melaporkan, MIIT menyarankan pengguna untuk segera melakukan pembaruan ke versi terbaru guna mencegah serangan siber.
Metode Serangan dan Dampaknya
Penyerang menggunakan Safari sebagai sarana menyebar kode berbahaya. Mereka memancing korban mengunjungi situs yang sudah disusupi melalui SMS, email, atau hasil pencarian yang dimanipulasi. Jika korban mengklik tautan berbahaya, kode malware akan memanfaatkan kelemahan sistem yang belum diperbaiki. Akibatnya, penyerang dapat mengontrol perangkat secara jarak jauh, mencuri data sensitif, dan memperoleh akses administratif penuh. Tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan; cukup membuka link berisiko pada perangkat yang belum diperbarui.
Langkah Pembaruan dan Keamanan
MIIT memberikan panduan untuk memeriksa versi iOS. Pengguna dapat mengakses menu Pengaturan, lalu pilih Umum, About, dan Versi iOS. Jika versi yang tercantum berada dalam rentang 13.0 hingga 17.2.1, segera lakukan pembaruan melalui Pengaturan > Umum > Pembaruan Perangkat Lunak. Perangkat lama yang tidak lagi mendukung versi iOS terbaru lebih rentan terhadap ancaman. Pengguna disarankan mengaktifkan pembaruan otomatis untuk menjaga perlindungan terhadap penyerangan di masa depan.
Peretasan Global dan Peringatan Tambahan
Peretasan ini sebelumnya dilaporkan menyerang pengguna di berbagai negara, termasuk Tiongkok, Malaysia, Turki, Arab Saudi, dan Ukraina. MIIT menekankan pentingnya kesadaran pengguna terhadap tautan yang tidak diminta, terlepas dari versi iOS yang digunakan. Pengguna juga perlu memantau aktivitas di perangkat untuk menghindari risiko kebocoran data atau manipulasi sistem.
