FitInfoSehat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

What Happened During: Lazio Resmi Tunjuk Gennaro Gattuso sebagai Pelatih Baru

Published Juni 24, 2026 · Updated Juni 24, 2026 · By Thomas Lopez

Lazio Resmi Tunjuk Gennaro Gattuso sebagai Pelatih Baru

What Happened During - Klub Liga Italia, Lazio, telah mengumumkan perekrutan Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru mereka. Pengumuman ini dilakukan pada Selasa, menandai langkah strategis untuk memperkuat tim di bawah kepemimpinan baru. Gattuso, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih tim nasional Italia, akan memimpin Biancocelesti menghadapi tantangan baru di musim kompetisi mendatang.

"Klub dengan hangat menyambut pelatih baru kami dan yakin pengalaman, profesionalisme, serta determinasi yang dimilikinya akan membantu klub mencapai target-target yang telah ditetapkan," tulis Lazio melalui situs resmi mereka.

Pelatih berusia 48 tahun ini bergabung dengan Lazio setelah meninggalkan posisinya sebagai asisten pelatih Italia. Gattuso memutuskan berhenti dari jabatannya tersebut setelah gagal membawa Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026. Kesuksesan atau kegagalan dalam kompetisi tersebut menjadi pemicu perubahan strategi di level nasional. Kini, ia mengejar ambisi baru di klub, dengan harapan bisa membawa Biancocelesti kembali ke jalur kejuaraan.

Gattuso menggantikan Maurizio Sarri, yang telah berpisah dengan Lazio sejak Mei lalu. Keputusan promosi pelatih baru ini diambil setelah Biancocelesti mengakhiri musim 2025/26 dengan peringkat kesembilan di Serie A. Performa mereka di bawah Sarri dinilai kurang memuaskan, terutama setelah kalah dari Inter Milan dalam final Coppa Italia. Kegagalan memperoleh trofi dalam turnamen tersebut memicu pertimbangan ulang terhadap strategi pelatihan.

Latar Belakang dan Prestasi Gennaro Gattuso

Sebelum memimpin Lazio, Gattuso telah menunjukkan rekam jejak yang solid sebagai pelatih. Ia pernah mengasuh klub-klub besar Italia seperti Napoli, di mana ia mencapai pencapaian terbaiknya saat memenangkan Coppa Italia pada 2020. Kemenangan itu terjadi setelah Gattuso mengambil alih posisi pelatih Napoli pada musim 2019/20, menggantikan pelatih sebelumnya yang tidak mampu mempertahankan performa tim.

Karier kepelatihan Gattuso tidak hanya terfokus pada klub, tetapi juga melibatkan pengalaman di level nasional. Sebagai pelatih Italia, ia dikenal mampu merangkul pemain muda dan mengembangkan taktik yang dinamis. Namun, kegagalan tim nasional mencapai Piala Dunia 2026 menjadi penanda akhir dari masa tugasnya di Gli Azzurri. Meski demikian, keputusan untuk pensiun dari jabatan tersebut diambil setelah menimbang berbagai faktor, termasuk tekanan dari media dan penggemar.

Gattuso juga memiliki riwayat sebagai pemain di AC Milan, tempat ia menghabiskan sebagian besar kariernya. Sebagai gelandang, ia dikenal sebagai pemain yang energik dan memiliki kemampuan mengorganisasi permainan. Karakteristik ini dianggap bisa menjadi keuntungan ketika ia beralih menjadi pelatih, terutama dalam membangun sistem permainan yang kompetitif. Dengan pengalaman sebagai atlet, ia diperkirakan bisa menggabungkan insight lapangan dengan taktik yang lebih tajam.

Situasi Tim Nasional Italia Saat Ini

Sementara Lazio melangkah ke arah baru, tim nasional Italia masih dalam proses mencari pelatih permanen pengganti Gattuso. Posisi tersebut sementara diisi oleh Silvio Baldini, yang telah menjabat sebagai pelatih interim sejak April. Baldini, seorang mantan pemain, berharap bisa memimpin Gli Azzurri hingga akhir musim, meski keputusan akhir belum diumumkan.

Banyak laporan media Italia menyebutkan bahwa Roberto Mancini, pelatih yang sukses membawa Italia memenangkan Piala Eropa (Euro) 2020, menjadi kandidat utama untuk menggantikan Gattuso. Mancini sebelumnya memimpin Inter Milan di Liga Champions sebelum mengundurkan diri pada 2023. Kembalinya ke level nasional dianggap bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah di skuad Italia, terutama dalam menghadapi kompetisi seperti Euro 2024.

Perubahan pelatih di tim nasional juga memicu dinamika baru dalam internal federasi. Gattuso, sebagai pelatih berpengalaman, menjadi referensi bagi pihak yang ingin mencari sosok dengan visi jangka panjang. Namun, keputusan akhir masih bergantung pada evaluasi pemain dan strategi yang akan diterapkan. Dengan kandidat seperti Mancini, ekspektasi terhadap perbaikan performa Italia pun meningkat.

Di sisi lain, Gattuso sendiri memiliki target yang jelas sejak menjabat sebagai pelatih Lazio. Ia ingin membawa Biancocelesti kembali ke zona empat besar Serie A dan meraih prestasi yang lebih baik dalam kompetisi domestik maupun internasional. Dengan kehadiran Gattuso, klub berharap bisa membangun tim yang lebih kuat, terutama dalam menghadapi lawan-lawan besar seperti Inter Milan.

Pelatih baru ini juga diharapkan bisa mengembangkan potensi pemain muda Lazio. Banyak dari mereka dinilai memiliki bakat yang luar biasa, tetapi masih kurang mendapat kesempatan untuk tampil secara konsisten. Gattuso, dengan pengalamannya di klub-klub besar, diperkirakan mampu mengoptimalkan talenta lokal sekaligus memperkuat skuad dari luar.

Proses adaptasi Gattuso ke Lazio akan menjadi tantangan, terutama karena ia harus menyesuaikan gaya bermain yang pernah ia terapkan di Napoli dengan dinamika tim yang berbeda. Namun, kepercayaan dari manajemen klub dan para pemain menjadi dasar untuk mengambil langkah-langkah strategis yang berpotensi mengubah nasib Biancocelesti. Dengan masa tugas yang baru dimulai, ada harapan besar bahwa Gattuso bisa menciptakan transformasi positif di tim ini.

Dalam jangka pendek, fokus utama Gattuso adalah memperbaiki hasil Liga Italia dan Coppa Italia. Kedua turnamen tersebut menjadi parameter penting untuk menilai kinerjanya. Jika ia mampu membawa Lazio meraih posisi lebih baik di Serie A, maka keberhasilan ini bisa menjadi fondasi untuk target lebih ambisius di masa depan. Untuk mencapai hal tersebut, ia perlu mengajak para pemain untuk bekerja lebih keras dan membangun solidaritas yang kuat di dalam lapangan.

Keputusan menunjuk Gattuso juga mencerminkan keinginan Lazio untuk menghadirkan kekuatan mental dan teknik yang lebih baik. Pengalaman internasionalnya sebagai pelatih diharapkan bisa menjadi nilai tambah dalam menghadapi liga yang sangat kompetitif. Dengan dukungan dari fans dan manajemen, Gattuso memiliki peluang besar untuk mengubah narasi seputar Biancocelesti menjadi lebih positif.