Kunjungan Penting: 4,65 Juta Pelanggan KAI Triwulan I 2026 Gunakan Layanan PSO, Akses Transportasi Terjangkau Semakin Luas

KAI 5

KAI Group: 4,65 Juta Pengguna Layanan PSO di Triwulan I 2026, Meningkatkan Akses Transportasi Murah

Sebanyak 4,65 juta pelanggan KAI Group menggunakan layanan Public Service Obligation (PSO) pada triwulan pertama tahun 2026. Peningkatan ini mencapai 13,91% dibandingkan periode sama tahun 2025, yang sebelumnya mencatat 4,09 juta pengguna. Layanan PSO terus memperluas jangkauan akses transportasi terjangkau bagi masyarakat.

Kereta api menjadi penghubung utama dalam aktivitas sehari-hari, seperti perjalanan menuju kantor, sekolah, atau fasilitas publik. Meski kondisi kota sibuk, KAI memastikan mobilitas tetap terjaga. Dalam tiga bulan pertama tahun ini, layanan KAI Commuter mencatat 101,38 juta pengguna, naik 8,11% dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara itu, LRT Jabodebek menarik 7,75 juta pelanggan, tumbuh 22,10% dibanding tahun lalu.

Layanan PSO di bawah pengelolaan KAI mencakup rute jarak jauh dan lokal. Angka penggunaannya mencapai 2,95 juta untuk KA Jarak Jauh PSO serta 1,7 juta untuk KA Lokal PSO. Rute seperti Yogyakarta ke Bandara YIA dan KA Srilelawangsa di Sumatera Utara menjadi contoh konektivitas yang semakin memadai.

“Di balik angka-angka ini, ada perjalanan orang tua yang lebih awal, mahasiswa yang mengejar mimpi, hingga tenaga medis yang bekerja hingga malam. Kereta api menjadi teman perjalanan mereka,” ujar Anne Purba, VP Corporate Communication KAI.

KAI Bandara juga mencatat 1,53 juta pengguna pada triwulan I 2026, naik 10,14% dibanding tahun sebelumnya. Perjalanan ke bandara semakin mudah, menunjukkan responsifnya layanan transportasi terhadap kebutuhan masyarakat.

Secara keseluruhan, lebih dari 115,32 juta pelanggan menikmati layanan berbasis PSO di KAI Group. Angka ini mencerminkan pertumbuhan aktivitas warga dan kebutuhan akan akses transportasi hemat. Anne menambahkan, PSO menjadi bagian dari upaya pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan untuk menjaga ketersediaan transportasi berbiaya rendah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah. Dengan dukungan ini, semakin banyak orang dapat tetap beraktivitas dengan biaya terjangkau,” lanjut Anne.

Kereta api bukan hanya alat transportasi, tetapi juga ikon kehidupan sehari-hari. Dari langkah kecil di pagi hari hingga perjalanan kembali di malam, KAI Group berkomitmen memastikan layanan dijalankan dengan prinsip GCG. Dengan kualitas yang terus diperbaiki, kereta api tetap menjadi pilihan andal bagi masyarakat.

Di balik angka-angka, setiap perjalanan membawa