Program Terbaru: Wamendagri tekankan kepala daerah di Kepri kawal program MBG
Wamendagri tekankan kepala daerah di Kepri kawal program MBG
Tanjungpinang, Senin—Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengingatkan para pemimpin daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) agar memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara kepala daerah dan Satuan Tugas (Satgas) MBG dalam mengawasi pelaksanaan program tersebut.
“Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah diterbitkan untuk memastikan kepala daerah terlibat aktif dalam mengawasi MBG dan melaporkan perkembangan setiap tiga bulan sekali,” ujar Bima saat memberikan sambutan secara daring dari Jakarta.
Bima menyarankan agar ekosistem MBG diperkuat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, bukan mengandalkan pasokan dari daerah lain. Ia juga memperingatkan agar tidak terjadi penurunan pasokan bahan makanan MBG meski banyak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun.
“Tata kelola MBG tolong diperbaiki terus, tak hanya sebatas mencegah keracunan makanan, tapi juga pendataan penerima manfaat harus akurat dan tepat sasaran, baik menyasar pelajar sampai ibu hamil dan menyusui,” tambahnya.
Di sisi lain, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa pemerintah daerah setempat mampu mewujudkan Program Astacita yang digagas oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran. Menurutnya, hingga kini MBG telah menyerap 9.037 tenaga kerja di 204 SPPG yang tersebar di tujuh kabupaten/kota.
“Realisasi penerima manfaat MBG mencapai 85,34 persen atau 516.149 orang. Tinggal digesa pembangunan SPPG di pulau-pulau terluar,” kata Ansar.
Sementara itu, mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Bima mengungkapkan bahwa program ini akan menjadi penyalur bahan pangan untuk MBG. Ansar menyebutkan bahwa dari 407 unit KDMP yang telah berbadan hukum, 67 koperasi sudah aktif, mencakup gerai sembako, toko obat, apotek desa, pergudangan, pertanian, dan industri lainnya.
“Koordinasi dan sinergi berbagai pihak sangat diperlukan dalam mengawasi program Bapak Presiden ini berjalan aman dan lancar,” tutur Ansar.
