FitInfoSehat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Key Issue: Berhasil Tahan Portugal 1-1, Ini Peringkat FIFA Kongo

Published Juni 18, 2026 · Updated Juni 18, 2026 · By Lisa Miller

Berhasil Tahan Portugal 1-1, Ini Peringkat FIFA Kongo

Key Issue - Tim nasional Republik Demokratik Kongo (DR Congo) kembali mencuri perhatian dunia setelah 52 tahun tidak berpartisipasi di Piala Dunia. Mereka berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 melalui babak playoff, menunjukkan kemajuan signifikan dalam prestasi internasional. Pada pertandingan pembuka grup K, mereka menghadapi Portugal dan mencatat hasil imbang 1-1, yang menjadi langkah penting dalam upaya menstabilkan posisi di klasemen. Meski tidak dianggap sebagai tim kuat, DR Congo menunjukkan performa luar biasa berkat pertahanan yang kuat dan peningkatan kompetensi.

Kemenangan atas Jamaika di babak playoff menjadi katalisator utama kembalinya DR Congo ke Piala Dunia. Gol unik dari Axel Tuanzebe menjadi faktor penentu, memastikan mereka lolos ke turnamen bergengsi tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa tim yang sempat ditinggalkan oleh dunia sepak bola dapat bangkit dengan dukungan solid dari pemain dan penggemar. Kini, mereka berada di peringkat ke-46 dalam Peringkat FIFA dengan total poin 1.474,43, menempati posisi yang relatif stabil dibandingkan sebelumnya.

Peringkat FIFA DR Congo telah mengalami peningkatan signifikan sejak Oktober 2011, ketika mereka menempati posisi ke-133. Dari titik itu, mereka bergerak naik dengan keberhasilan yang menunjukkan komitmen untuk berkembang. Namun, hingga saat ini, peringkat tertinggi mereka masih tercatat pada Juli-Agustus 2017, yakni di peringkat ke-28. Meski ada kemajuan, mereka belum mampu menyamai pencapaian tertinggi sepanjang sejarah.

Dalam Piala Dunia 2026, DR Congo tergabung dalam grup yang memiliki tim-tim kuat seperti Portugal (peringkat ke-5 dengan 1.767,85 poin), Kolombia (peringkat ke-15 dengan 1.698,35 poin), dan Uzbekistan (peringkat ke-50 dengan 1.458,73 poin). Mereka menjadi tim dengan peringkat terendah kedua di grup tersebut, tetapi tetap berpotensi menghadirkan perlawanan sengit. Soliditas pertahanan mereka menjadi kekuatan utama, sementara serangan masih menjadi area yang perlu ditingkatkan.

Seusai kembalinya ke Piala Dunia, DR Congo mendapatkan pengakuan yang lebih luas. Namun, target besar mereka tetap pada peningkatan daya saing di tingkat internasional. Dalam partisipasi kedua mereka di Piala Dunia, tim ini bertekad mencapai babak gugur untuk pertama kalinya. Namun, perlu diakui bahwa mereka tidak memiliki lini serang yang sangat dominan, sehingga pemain seperti Cédric Bakambu dan Yoane Wissa harus tampil maksimal.

Kemenangan 1-1 melawan Portugal membuktikan bahwa DR Congo mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Hasil ini memengaruhi posisi mereka di klasemen grup, tetapi tidak cukup untuk membuat mereka menjadi favorit utama. Pemain-pemain muda dan pengalaman dari pemain veteran menjadi faktor kunci dalam membawa mereka ke babak berikutnya. Pertahanan yang solid dan keberanian dalam bertahan menjadi senjata utama mereka, meski kekuatan ofensif masih perlu dikembangkan.

Kehadiran DR Congo di Piala Dunia 2026 dianggap sebagai momen penting bagi sepak bola Afrika. Mereka menunjukkan bahwa tim dari negara berkembang bisa mendapat tempat di ajang bergengsi tersebut. Sejarah sepak bola DR Congo memang tidak mengenal kemenangan besar, tetapi keberhasilan kembali ke Piala Dunia membuka peluang baru untuk mengejutkan dunia. Dengan peningkatan konsistensi, mereka bisa menjadi ancaman bagi tim-tim yang diunggulkan.

Dilansir dari Football Talk, dalam partisipasi Piala Dunia kedua mereka, DR Congo bertekad untuk mencapai babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah. Namun, perlu diakui bahwa mereka tidak memiliki lini serang yang sangat dominan, sehingga pemain seperti Cédric Bakambu dan Yoane Wissa harus tampil maksimal untuk memperkuat daya serang. Dengan kekuatan utama pada pertahanan, mereka berpotensi menjadi tantangan besar bagi Portugal, Kolombia, dan Uzbekistan, dengan menargetkan posisi sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Dalam beberapa tahun terakhir, DR Congo terus membangun tim yang kompetitif. Mereka menghadapi tantangan besar dari sisi kompetisi, tetapi konsistensi di lapangan menunjukkan perkembangan positif. Pelatih mereka memfokuskan strategi untuk memaksimalkan kelebihan pertahanan, sementara penyerang perlu menunjukkan kemampuan menembus pertahanan lawan. Keberhasilan menghadapi Portugal dalam pertandingan pembuka adalah bukti bahwa mereka mampu menghadapi lawan besar.

Peringkat FIFA menjadi indikator penting dalam menentukan performa di Piala Dunia. Meski masih di peringkat ke-46, DR Congo menempati posisi yang lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Kenaikan peringkat ini tidak hanya mencerminkan kualitas pemain, tetapi juga keberhasilan program pembinaan sepak bola nasional. Mereka menjadi contoh bagaimana negara dengan sumber daya terbatas bisa bersaing di panggung global.

Kemajuan DR Congo di Piala Dunia 2026 menunjukkan potensi yang besar. Meski tidak dianggap sebagai tim kuat, keberanian mereka dalam bermain di level tinggi bisa menginspirasi tim-tim lain. Dengan persiapan matang dan motivasi tinggi, mereka berharap bisa menciptakan sejarah baru, baik dalam hal prestasi maupun pembuktian bahwa sepak bola Afrika bisa bersinar di dunia. Peluang ini menjadi momen penting untuk menegaskan posisi mereka dalam kancah sepak bola internasional.