FitInfoSehat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Solving Problems: Veda Ega Akui Awal Pekan Moto3 Belanda Tidak Berjalan Baik, Janji Maksimal di Kualifikasi

Published Juni 27, 2026 · Updated Juni 27, 2026 · By Patricia Lopez

Veda Ega Akui Awal Pekan Moto3 Belanda Tidak Berjalan Baik, Janji Maksimal di Kualifikasi

Solving Problems - Pembalap Moto3 Grand Prix Belanda 2026, Veda Ega Pratama, mengakui bahwa sesi latihan pertama di Sirkuit TT Assen belum memberikan hasil yang sesuai harapan. Meski sempat berupaya melakukan penyesuaian dengan mengubah setelan motor sejak sesi pagi, ia terpaksa menutup hari di posisi ke-23 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 42,331 detik. Kesulitan ini terjadi setelah insiden kecelakaan yang mengganggu konsistensinya di lintasan.

Hari Jumat (26/6) WIB menjadi hari yang berat bagi Ega, yang merupakan pembalap rookie dari Gunungkidul. Sesi latihan tersebut adalah bagian dari rangkaian pertandingan di Belanda, sebuah event penting dalam kalender Moto3. Meski timnya berusaha memaksimalkan performa dengan beberapa penyesuaian teknis, hasil akhir justru terpaut cukup jauh dari pembalap tercepat, Joel Kelso dari GRYD Racing, yang mencatatkan waktu terbaik 1 menit 40,918 detik.

Veda mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan analisis terhadap data yang diperoleh sepanjang sesi latihan. "Kami mencoba beberapa perubahan pada motor di sesi pagi dan mendapatkan informasi yang cukup baik, sehingga kami melakukan penyesuaian untuk sesi sore," jelasnya dalam keterangan resmi Honda Team Asia. Namun, upaya ini terhambat oleh insiden yang terjadi pada awal sesi, yang membuatnya kehilangan banyak waktu di lintasan.

"Sayangnya, pada awal Practice saya mengalami kecelakaan dan saya kehilangan banyak waktu," kata Ega. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisinya tidak terlalu parah dan tetap bisa melanjutkan aktivitas balap. "Saya baik-baik saja, tetapi tidak bisa memperbaiki waktu putaran saya," tambahnya.

Kecelakaan yang dialami Ega terjadi saat ia memasuki trek dengan kecepatan tinggi. Insiden tersebut mengakibatkan perubahan pola berkendara dan memengaruhi kinerjanya. Meski begitu, ia tetap optimis dengan kemampuan tim dan potensi penyesuaian di sesi berikutnya. "Ini bukan awal yang kami inginkan, tapi kami akan menganalisis semuanya bersama tim dan mencoba lagi besok," pungkas Ega, yang berharap bisa memberikan penampilan terbaik saat kualifikasi.

Kualifikasi di Moto3 sering kali menjadi titik kritis dalam menentukan posisi start di babak balapan. Karena itu, Ega memahami bahwa hasil yang kurang memuaskan di sesi latihan harus dijadikan bahan evaluasi. "Kami masih punya waktu untuk berbenah, dan saya yakin tim bisa menemukan solusi yang tepat," katanya. Tim Honda Team Asia juga berharap dapat memanfaatkan data dari sesi latihan untuk meningkatkan performa pada sesi yang lebih penting.

Sirkuit TT Assen, yang dikenal sebagai salah satu sirkuit dengan karakteristik lintasan yang beragam, memberikan tantangan tersendiri bagi para pembalap. Ega mengakui bahwa kondisi cuaca dan kondisi trek menjadi faktor yang memengaruhi hasil latihan. "Perubahan suhu dan tekstur permukaan trek membutuhkan penyesuaian yang lebih teliti, terutama untuk kualifikasi," ujarnya. Meski begitu, ia tetap fokus dan berkomitmen untuk mencapai target maksimal di sesi-sesi berikutnya.

Sebagai pembalap muda, Ega memiliki ambisi besar untuk menunjukkan kemampuannya di ajang bergengsi seperti Moto3. Ia menjelaskan bahwa pengalaman dari sesi latihan hari ini akan menjadi pelajaran berharga. "Saya belajar dari kesalahan dan yakin bisa memperbaikinya di sesi kedua," katanya. Timnya juga berencana untuk melakukan beberapa penyesuaian tambahan, seperti mengubah setting suspensi atau meningkatkan aerodinamika motor, guna memaksimalkan efisiensi di babak kualifikasi.

Pembalap lain yang turut mengalami kesulitan di sesi latihan menegaskan bahwa tantangan di Belanda tidak hanya terkait teknik berkendara, tetapi juga pengalaman dalam menghadapi kondisi sirkuit yang kompleks. "Kita semua masih dalam proses belajar, termasuk saya sendiri," kata salah satu pembalap. Meski hasil hari ini tidak sesuai harapan, Ega yakin bahwa kerja keras dan adaptasi yang tepat akan membawa perubahan di sesi-sesi mendatang.

Dalam perspektif keseluruhan, Ega menganggap bahwa hasil ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju target akhir pekan. "Kami masih punya peluang untuk meningkatkan performa, dan saya berharap bisa memberikan yang terbaik di sesi kualifikasi besok," katanya. Komentar ini menunjukkan semangat dan tekad Ega untuk tetap fokus meski menghadapi tantangan awal di Belanda. Timnya pun siap memberikan dukungan penuh untuk mengejar posisi start yang lebih baik.