Key Issue: Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pesisir Jakarta, DSLNG Wujudkan Aksi Lingkungan di Luar Area Operasi
Key Issue: DSLNG Tanam Mangrove di Jakarta untuk Perkuat Ketahanan Pesisir
Key Issue ini menyoroti upaya penting yang dilakukan PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan tekanan terhadap wilayah pesisir. Sebagai bagian dari rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, perusahaan menanam 175 bibit mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara, pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menggarisbawahi komitmen DSLNG untuk memberikan kontribusi lingkungan di luar area operasionalnya yang berada di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Langkah Konsisten untuk Pertahanan Alamiah
Mangrove, sebagai ekosistem yang unik, memiliki peran kritis dalam menguatkan pertahanan alamiah wilayah pesisir. Daerah ini berfungsi sebagai benteng hijau yang menangkal ancaman banjir, erosi pantai, serta hilangnya keanekaragaman hayati. Dengan menanam 120 propagul dan 55 pohon mangrove, DSLNG berharap memperkuat ketahanan lingkungan Jakarta, khususnya di tengah kenaikan permukaan laut dan intensitas cuaca ekstrem yang meningkat.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada bisnisnya, tetapi juga menyatukan kepedulian ekologis ke dalam filosofi operasional. Selain menghadirkan tim direktur, karyawan, dan mitra kerja, DSLNG menekankan bahwa aksi lingkungan harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar kampanye sementara. Perusahaan mengusung tema global "Inspired by Nature. For Climate. For Our Future" dalam kegiatan yang menggabungkan penanaman pohon dan kampanye #NowForClimate.
“Sebagai bagian dari sektor energi, kami sadar bahwa keberhasilan bisnis tidak terlepas dari konservasi lingkungan. Penanaman mangrove adalah salah satu langkah konkret yang menunjukkan bahwa Key Issue ekologis harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya slogan,” ujar Adi Kustanto, Operation Director DSLNG.
Pelaksanaan Proyek di Daerah Prioritas
Kawasan Angke Kapuk menjadi lokasi strategis untuk aksi ini karena pentingnya daerah tersebut dalam menjaga keseimbangan ekosistem kota. Taman Wisata Alam ini menjadi salah satu area yang membutuhkan perhatian lebih dalam konteks adaptasi perubahan iklim. Dengan menjadikannya sebagai tempat penanaman, DSLNG berupaya meningkatkan ketahanan pesisir Jakarta sekaligus mendorong kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat lokal.
Dalam rangkaian acara, DSLNG juga mengadakan Environmental Quiz Campaign untuk memperkuat kesadaran lingkungan. Kegiatan ini sejalan dengan program PROPER Beyond Compliance, yang fokus pada ketangguhan wilayah, pengurangan risiko bencana, serta pemulihan lingkungan setelah peristiwa alam. Dengan memadukan aksi fisik dan edukasi, perusahaan mengharapkan dampak berkelanjutan di tingkat masyarakat.
Key Issue ini menjadi bukti bahwa lingkungan adalah aset yang tidak terpisahkan dari pengembangan bisnis. DSLNG menegaskan bahwa keberlanjutan ekosistem harus menjadi prioritas, termasuk dalam kegiatan penanaman yang dilakukan di Jakarta Utara. Perusahaan berharap mendorong pola kerja yang menggabungkan profitabilitas dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Kehadiran karyawan dan mitra kerja dalam aksi penanaman menunjukkan bahwa Key Issue lingkungan memerlukan partisipasi lintas sektor. Dengan melibatkan berbagai pihak, DSLNG berupaya mewujudkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, 175 bibit yang ditanam tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga kontribusi nyata dalam mengurangi risiko dampak perubahan iklim.