Pembahasan Penting: Kapan Nuzulul Quran Ramadan 2026? Catat Tanggal dan Ini Sejarahnya
Tanggal Nuzulul Quran di Bulan Ramadan 2026: Sejarah dan Makna Perayaannya
Nuzulul Quran mewakili momen penting ketika wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini dianggap sebagai salah satu peristiwa agung dalam sejarah umat manusia, karena mengubah arah peradaban manusia melalui ajaran agama Islam.
Jadwal Peringatan Nuzulul Quran Ramadan 2026
Di Indonesia, tradisi perayaan Nuzulul Quran umumnya dilakukan pada 17 Ramadan setiap tahun. Namun, beberapa pendapat mengusulkan tanggal berbeda, seperti 18, 19, atau 24 Ramadan. Meski demikian, para ulama sepakat bahwa peristiwa ini terjadi di bulan suci Ramadan.
“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil)…” (QS. Al-Baqarah: 185).
Menurut perhitungan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dipakai oleh Muhammadiyah, 17 Ramadan 1447 H akan jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026. Namun, dalam kalender Islam, hari dimulai sejak matahari terbenam atau masuk waktu Magrib. Maka, malam peringatan Nuzulul Quran diharapkan dimulai pada Kamis, 5 Maret 2026, setelah waktu Magrib hingga menjelang Subuh.
Makna di Balik Peristiwa Nuzulul Quran
Secara etimologis, Nuzulul Quran mengacu pada “turunnya Al-Qur’an”. Peristiwa ini menandai awal munculnya ajaran Islam, ketika Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama di Gua Hira melalui Malaikat Jibril. Lima ayat pertama dari surat Al-Alaq menjadi dasar awal dari wahyu yang terus mengalir selama hampir 23 tahun.
Al-Qur’an, yang diturunkan dalam bulan suci ini, dianggap sebagai cahaya iman yang menerangi umat manusia dari zaman kegelapan (jahiliyah) menuju kehidupan berdasarkan kebenaran. Keistimewaan Ramadan sebagai bulan wahyu secara tegas disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 185.
Mengapa Tanggal 17 Ramadan? Simak Penjelasan Ulama
Tanggal 17 Ramadan dipilih karena merupakan bulan yang diturunkan wahyu. Dalam sejarah, peristiwa ini mengubah peran Nabi Muhammad SAW menjadi utusan Allah SWT, sekaligus memperkenalkan kitab suci Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat manusia. Meski terdapat perbedaan pendapat tentang tanggal tepatnya, inti makna Nuzulul Quran tetap menjadi pusat perhatian bagi umat Muslim.
