Main Agenda: DKI sepekan, stok LPG hingga pajak kendaraan listrik

fc0b415c f7b8 4f6e aa8e 3674151abb01 0

Peristiwa Terkini di DKI Jakarta

Dalam satu minggu terakhir, Jakarta menjadi sorotan karena sejumlah isu penting yang menarik perhatian masyarakat. Mulai dari kebijakan pajak kendaraan listrik hingga upaya pemantauan penggunaan elpiji subsidi, berikut rangkuman kejadian terkini di ibu kota:

Penyesuaian Pajak Kendaraan Listrik dengan Insentif Tetap

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta memperkenalkan kebijakan baru untuk mengenai pajak kendaraan listrik, sambil tetap memberikan kemudahan bagi pengguna. Kepala Bapenda, Lusiana Herawati, menjelaskan bahwa pemerintah telah merumuskan tarif yang berlaku setelah adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026.

“Permendagri tersebut menjadi dasar untuk menentukan tarif pajak yang wajar,” kata Lusiana.

Pemantauan Penggunaan LPG Subsidi di Tempat Umum

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan inspeksi terhadap penggunaan LPG subsidi di sejumlah tempat seperti hotel, kafe, dan restoran. Tujuannya adalah mencegah penyalahgunaan bahan bakar tersebut secara tidak proporsional. Staf Khusus Gubernur, Chico Hakim, menyampaikan bahwa tim pemantauan melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) serta lembaga terkait lainnya.

“Kami rutin mengawasi titik-titik rawan penggunaan LPG subsidi, terutama di sekitar sungai Ciliwung,” ujar Chico.

Penambahan Area Ruang Terbuka Hijau di Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebutkan bahwa luas ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta saat ini mencapai 3.703,56 hektare, atau 5,59 persen dari total wilayah. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 3.446 hektare (5,3 persen). Peningkatan ini didorong oleh pengembangan 15 lokasi taman, satu jalur hijau, tiga hutan, serta satu makam yang menyediakan 7.627 potensi area baru.

Peta Wilayah Rawan Longsor di Jaksel dan Jaktim

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta membuat peta risiko longsor di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sebagai langkah mitigasi sebelum musim hujan. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa tim rutin melakukan survei sungai untuk mengidentifikasi titik berpotensi longsor, serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan.

“Serangkaian pengecekan dilakukan guna meminimalkan dampak bencana saat musim hujan,” tambah Mohamad.

Ketersediaan Elpiji Nonsubsidi di Jakarta

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta memastikan stok elpiji nonsubsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg tetap terpenuhi setelah adanya penyesuaian harga yang berlaku sejak 18 April 2026. Kepala Dinas tersebut, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa harga elpiji 12 kg diatur sesuai dinamika pasar global.

Klik di sini untuk informasi lebih lanjut

Untuk mendapatkan berita lengkap mengenai keempat isu tersebut, pembaca dapat mengklik tautan yang tersedia di setiap bagian.