Yang Dibahas: Cara Sukses Menulis di kumparan

7a2ac548 2eb3 4718 82e0 021e2b884980 0

Cara Sukses Menulis di kumparan

Kumparan berupa platform media kolaboratif yang memungkinkan pengguna tidak hanya membaca berita, tetapi juga membuat akun, memberikan komentar, hingga mengunggah artikel. Jika tulisanmu ditolak oleh tim moderator, mungkin ada dua aspek yang kurang sesuai: pertama, identitas penulis; kedua, isi tulisan itu sendiri. Mari kita bahas faktor-faktor utama tersebut secara terpisah.

Identitas Penulis

Moderator mengecek tiga hal dalam profil penulis, yaitu nama, biodata, dan foto. Untuk nama, gunakan identitas resmi, bukan nama samaran. Biodata harus jelas, contohnya jika kamu mahasiswa, tulis status tersebut lengkap dengan nama universitas dan fakultas. Foto diri yang terang dan terlihat jelas sangat penting agar pembaca dapat mengenali wajahmu. Hindari menggunakan gambar orang lain tanpa izin.

Isi Tulisan

Banyak faktor memengaruhi kelulusan sebuah tulisan. Ada tiga kriteria utama yang dicek: substansi, penulisan, dan kejelasan tata bahasa. Substansi tulisan harus orisinal, menyampaikan opini atau cerita yang menarik. Gunakan bahasa yang sopan, dan jika ingin mengkritik, sertakan argumen yang mendukung. Contoh tulisan yang baik adalah “Bom Waktu itu Bernama Coronavirus: Apa yang Kita dan Pemerintah Harus Lakukan?” yang ditulis oleh Makhyan Jibril, residen penyakit jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga. Kamu bisa mengacu pada contoh tersebut.

“Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

Jika tulisan Makhyan Jibril terasa terlalu berat, coba lihat karya-karya lain di bagian Opini dan Cerita Kumparan. Klik di sini untuk melihat lebih lanjut.

Penuh Kesalahan

Penulisan yang memenuhi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) menjadi dasar penting. Hindari menulis seluruh kalimat dengan huruf kapital atau huruf kecil semua, terutama di judul. PUEBI mengatur aturan untuk kapitalisasi yang tepat. Kamu bisa mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dari pemerintah untuk memastikan kesesuaian.

Tidak jarang tulisan ditolak karena kesalahan pengetikan (tipo) yang terlalu banyak. Redaktur Kumparan hanya manusia dengan kemampuan dan waktu terbatas, sehingga tidak mungkin memperbaiki semua kesalahan. Tips: bacalah tulisanmu kembali, periksa detail, dan jangan terburu-buru saat mengirim.

Unsur Tambahan yang Bisa Menolak Tulisan

Selain aspek di atas, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan penolakan. Contohnya, tulisan berisi spam, iklan, atau komersial. Jika menggunakan tautan ke situs luar Kumparan, pastikan tidak menyebarkan konten yang dianggap membahayakan atau memicu tindakan berbahaya. Juga, hindari mengunggah artikel yang isi dan gaya penulisannya mirip dengan tulisan sebelumnya, karena bisa dianggap kurang bermanfaat bagi pembaca.

Menulis di Kumparan artinya berkontribusi pada komunitas yang luas, hampir menjangkau seluruh Nusantara dan juga wilayah internasional. Jangan menyerah jika tulisanmu ditolak—bikin lagi dan ajukan kembali. Karena menulis bukan sekadar aktifitas, tetapi juga bentuk perjuangan untuk meninggalkan jejak abadi.