Makanan untuk penambah darah dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan mengatasi anemia. Temukan daftar makanan kaya zat besi, vitamin B12, dan asam folat yang efektif untuk menambah darah secara alami.
Ingin lebih penuh energi dan kurangi anemia karena kurang zat besi? Saya punya solusi – pilih makanan penambah darah yang enak dan bergizi. Ada banyak pilihan, seperti daging merah, jeroan, tiram, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan. Semua kaya akan zat besi untuk tingkatkan hemoglobin Anda.
Perhatikan juga vitamin C dan asam folat untuk penyerapan zat besi yang baik1. Kebutuhan zat besi berbeda-beda, tergantung usia. Misalnya, 7 miligram untuk anak 1-3 tahun, dan 27 miligram untuk ibu hamil dan menyusui. Dengan makanan yang tepat, Anda akan lebih berenergi dan sehat.
Table of Contents
ToggleMengenal Kondisi Anemia atau Kurang Darah
Anemia adalah kondisi ketika tubuh tidak cukup sel darah merah atau hemoglobin2. Hemoglobin adalah protein penting yang membawa oksigen ke seluruh tubuh3. Kadar hemoglobin normal untuk laki-laki dewasa adalah lebih dari 14 gram per desiliter. Untuk wanita dewasa, kurang dari 12 gram per desiliter3. Anemia dengan hemoglobin di bawah 8 gram per desiliter disebut anemia gravis.
Penyebab Tubuh Kekurangan Darah (Anemia)
Anemia bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya, perdarahan berat, baik perlahan atau seketika, seperti cedera atau gangguan menstruasi3. Penyakit kronis seperti Crohn, ginjal, kanker, rheumatoid arthritis, dan HIV/AIDS juga bisa menyebabkan anemia3. Kekurangan nutrisi seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat juga bisa menyebabkan anemia4.
Diagnosis anemia dilakukan dengan tes darah lengkap. Tes ini mengukur kadar zat besi, hematokrit, vitamin B12, asam folat, dan fungsi ginjal3. Pengobatan anemia disesuaikan dengan jenis anemia. Misalnya, pemberian suplemen zat besi dan asam folat, transfusi darah, atau cangkok sumsum tulang3.
Pencegahan anemia bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi. Mengonsumsi suplemen zat besi secara rutin juga penting, terutama pada masa kehamilan3. Nilai hemoglobin normal berbeda tergantung usia dan jenis kelamin. Misalnya, laki-laki dewasa 13 gram per desiliter, wanita dewasa 12 gram per desiliter, dan ibu hamil 11 gram per desiliter3.
Jenis dan Rekomendasi Zat Besi Harian
Ada dua jenis zat besi yang penting untuk tubuh, yaitu zat besi heme dan non-heme. Zat besi heme ditemukan di daging, organ dalam, dan seafood5. Sedangkan, zat besi non-heme ada di sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian6. Tubuh lebih mudah menyerap zat besi heme.
Untuk penyerapan zat besi yang lebih baik, makanan sumber vitamin C bisa membantu5. Kebutuhan zat besi berbeda-beda tergantung usia dan jenis kelamin. Anak usia 1-3 tahun butuh 7 mg per hari6. Laki-laki dan perempuan di atas 10 tahun butuh 8-11 mg atau 8-18 mg5. Ibu hamil butuh 27 mg, dan ibu menyusui butuh 18 mg per hari56.
| Usia | Kebutuhan Harian Zat Besi |
|---|---|
| Anak 1-3 tahun | 7 mg |
| Laki-laki ≥10 tahun | 8-11 mg |
| Perempuan ≥10 tahun | 8-18 mg |
| Ibu Hamil | 27 mg |
| Ibu Menyusui | 18 mg |
Untuk memenuhi kebutuhan zat besi, kita bisa makan berbagai makanan kaya zat besi. Dengan pola makan yang baik, tubuh akan mendapatkan asupan zat besi yang cukup. Ini penting untuk kesehatan dan fungsi tubuh yang optimal.
makanan untuk penambah darah yang Kaya Zat Besi
Menjaga kesehatan darah dengan makanan kaya zat besi penting. Ini membantu menghindari anemia atau kekurangan darah. Beberapa makanan tinggi zat besi bisa meningkatkan hemoglobin darah.
Daging Merah dan Unggas
Daging merah seperti sapi dan kambing adalah sumber zat besi terbaik. 100 gram daging merah mengandung sekitar 2 mg zat besi7. Daging rusa pun kaya, dengan 3,5 mg per 100 gram7. Daging unggas, seperti ayam dan bebek, juga memberi 10% kebutuhan harian zat besi7.
Jeroan Hewan
Jeroan hewan, seperti hati sapi dan hati ayam, juga kaya zat besi. Hati sapi punya 6,5 mg per 100 gram7. Hati ayam lebih tinggi, dengan 15,6 mg per 100 gram7.
Tiram
Tiram adalah makanan laut yang kaya zat besi. 100 gram tiram mengandung 28 mg zat besi, atau 155% kebutuhan harian7. Tiram juga kaya protein, vitamin C, dan vitamin B12 yang baik untuk tubuh.
Dengan makan daging merah, unggas, jeroan, dan tiram, Anda bisa dapatkan kebutuhan zat besi harian. Ini penting untuk kesehatan darah.
Kacang-kacangan dan Sayuran Hijau
Kacang-kacangan dan sayuran hijau adalah pilihan terbaik untuk mengatasi anemia atau kurang darah8. Kekurangan sel darah merah bisa menyebabkan anemia. Oleh karena itu, asupan zat besi yang cukup sangat penting8.
Kacang Hijau
Kacang hijau, lentil, kacang polong, dan kedelai mengandung 6,6 miligram zat besi per 198 gram9. Makan kacang-kacangan ini bisa meningkatkan jumlah sel darah merah di tubuh.
Bayam
Sayuran berdaun gelap seperti bayam kaya akan zat besi. Secangkir bayam mengandung 3,72 miligram zat besi8. Bayam juga kaya akan asam folat yang penting untuk produksi sel darah merah.
Brokoli
Brokoli adalah sayuran hijau lain yang kaya akan zat besi. Dalam 100 gram brokoli, terdapat 2,7 miligram zat besi, memenuhi kebutuhan harian9. Cuci dan masak sayuran ini hingga matang untuk penyerapan zat besi yang optimal.
| Makanan | Kandungan Zat Besi (per 100g) |
|---|---|
| Kacang Hijau | 3,3 mg |
| Bayam | 2,7 mg |
| Brokoli | 2,7 mg |

Buah-buahan Penambah Darah
Buah-buahan seperti semangka, delima, dan kurma bisa membantu penambah darah. Mereka kaya akan nutrisi yang penting untuk tubuh.
Semangka
Semangka kaya akan vitamin C10. Vitamin C penting untuk penyerapan zat besi. Semangka juga kaya akan zat besi dan vitamin B, yang baik untuk produksi sel darah merah.
Delima
Delima kaya akan antioksidan dan nitrat11. Kandungan ini meningkatkan aliran darah dan oksigen. Zat besi dalam delima juga meningkatkan hemoglobin.
Kurma
Kurma kaya akan zat besi11. Namun, orang dengan diabetes harus berhati-hati karena kandungan gula yang tinggi.
Buah-buahan ini bisa diolah menjadi jus atau smoothie10. Dokter mungkin merekomendasikan makanan tertentu untuk meningkatkan sel darah merah10.
Asupan Vitamin C dan Asam Folat
Tubuh kita butuh vitamin C untuk serap zat besi dengan baik. Makanan seperti jeruk, lemon, dan tomat tinggi vitamin C12. Jambu biji dan buah pisang juga kaya vitamin C, dengan 90 dan 72 miligram per 100 gram masing-masing12.
Asam folat atau vitamin B9 penting untuk pembuatan sel darah merah. Makanan seperti sayuran hijau dan kacang-kacangan kaya asam folat13. Vitamin C dan asam folat membantu penyerapan dan produksi sel darah merah13.
| Makanan | Kandungan Vitamin C (per 100 gram) | Kandungan Zat Besi (per 100 gram) |
|---|---|---|
| Jambu Biji | 90 mg | – |
| Buah Naga | 3 mg | – |
| Buah Pisang | 72 mg | – |
| Buah Jeruk | 49 mg | – |
| Apel | 4,6 mg | – |
| Hati Ayam | – | 16 mg |
| Kerang Segar | – | 15,6 mg |
| Kacang Kedelai | – | 4 mg |
| Daun Bayam | – | 5,7 mg |
| Daging Sapi | – | 3 mg |
| Sereal | – | 9 mg |
14 Di Indonesia, 48,9% orang menderita anemia14. 23% di antaranya adalah remaja putri14. Zat besi heme dari sumber hewani diserap hingga 70%14.
Kementerian Kesehatan Indonesia sarankan orang dewasa konsumsi 9–18 miligram zat besi per hari12. Ibu hamil disarankan asupan 27 miligram per hari12.
Tips Mengonsumsi Makanan Penambah Darah
Ada beberapa langkah tambahan yang bisa Anda lakukan selain mengonsumsi makanan tinggi zat besi. Pertama, minum banyak air putih setiap hari15. Hindari minuman berpengawet seperti teh dan kopi, karena bisa menghambat penyerapan zat besi16. Jangan bergerak terlalu cepat dan jangan mengonsumsi alkohol untuk membantu penyerapan zat besi.
Perhatikan pola makan Anda. Kombinasikan makanan kaya zat besi dengan makanan tinggi vitamin C, seperti jeruk atau tomat16. Hindari makanan yang mengandung fitat atau asam oksalat, karena bisa menghambat penyerapan zat besi16.
Jika anemia tidak membaik, konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam. Mereka bisa memberikan rekomendasi tambahan atau pengobatan jika diperlukan.
Kesimpulan
Mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan zat besi, vitamin C, dan asam folat bisa membantu mengatasi anemia. Ini penting karena anemia bisa disebabkan oleh kekurangan sel darah merah17. Di Indonesia, anemia sangat umum, terutama di kalangan remaja perempuan, dengan prevalensi mencapai 48,9% pada tahun 201817. Di Klaten, prevalensi anemia lebih tinggi, yaitu 36,2%17.
Beberapa makanan seperti daging merah, jeroan, tiram, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan seperti semangka, delima, dan kurma sangat bermanfaat. Mereka kaya akan nutrisi yang penting untuk meningkatkan produksi hemoglobin18. Namun, hanya 60% ibu hamil di Puskesmas Bandar Khalipah yang mengonsumsi suplemen zat besi dengan benar18. Hanya 31% responden yang tahu tentang manfaat makanan penambah darah dan suplemen19.
Untuk mengatasi anemia, penting juga untuk mengonsumsi vitamin C dan asam folat. Kedua nutrisi ini penting untuk penyerapan zat besi dengan baik18. Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen zat besi sangat penting. Dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga juga berperan besar18. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat, terutama remaja putri, tentang manfaat dan cara mengonsumsi makanan penambah darah.
FAQ
Apa saja makanan yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin?
Makanan seperti daging merah, jeroan, tiram, kacang-kacangan, dan sayuran hijau bisa meningkatkan hemoglobin. Buah-buahan seperti semangka, delima, dan kurma juga membantu.
Apa penyebab utama tubuh kekurangan darah (anemia)?
Anemia bisa disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi atau kehilangan darah berlebihan. Kerusakan sel darah merah juga bisa menjadi penyebab.
Apa perbedaan antara zat besi heme dan non-heme?
Zat besi heme berasal dari hemoglobin dan terdapat dalam makanan hewani. Zat besi non-heme, yang banyak dalam makanan nabati, lebih sulit diserap tubuh.
Makanan apa saja yang tinggi kandungan zat besinya?
Daging merah, jeroan, tiram, kacang-kacangan, dan sayuran hijau seperti bayam dan brokoli kaya akan zat besi. Buah-buahan seperti semangka, delima, dan kurma juga mengandungnya.
Bagaimana peran vitamin C dan asam folat dalam penyerapan zat besi?
Vitamin C membantu penyerapan zat besi. Asam folat penting untuk produksi sel darah merah. Kedua nutrisi ini penting untuk meningkatkan hemoglobin.
Apa saja tips lain untuk mengatasi anemia selain makan makanan penambah darah?
Minum air putih banyak dan hindari alkohol. Perhatikan pola makan dan gunakan stoking kompresi. Jika anemia tidak membaik, konsultasi dengan dokter.
Link Sumber
- https://www.halodoc.com/artikel/13-jenis-makanan-penambah-darah-bantu-mencegah-anemia
- https://www.detik.com/jogja/kuliner/d-7313601/15-makanan-dan-minuman-penambah-darah-yang-aman-untuk-mengatasi-anemia
- https://www.alodokter.com/anemia
- https://www.halodoc.com/artikel/makanan-penambah-darah-untuk-pengidap-anemia
- https://www.alodokter.com/pentingnya-zat-besi-untuk-tubuh
- https://dp3appkb.bantulkab.go.id/news/cegah-anemia-dengan-makanan-penambah-darah
- https://www.alodokter.com/cegah-anemia-dengan-makanan-penambah-darah
- https://www.alodokter.com/coba-simak-sayur-dan-buah-penambah-darah-di-sini
- https://enesis.com/id/artikel/makanan-penambah-darah/
- https://www.alodokter.com/15-buah-penambah-darah-yang-mudah-didapatkan
- https://www.halodoc.com/artikel/buah-buahan-penambah-darah-untuk-mencegah-anemia
- https://www.alodokter.com/11-obat-penambah-darah-alami-untuk-mengatasi-kurang-darah
- https://www.farmaku.com/artikel/makanan-penambah-darah-untuk-cegah-anemia/
- https://www.detik.com/jogja/kuliner/d-7407558/ini-10-makanan-penambah-darah-yang-bisa-mencegah-anemia
- https://www.halodoc.com/artikel/konsumsi-makanan-penambah-darah-efektif-untuk-anemia
- https://hellosehat.com/kelainan-darah/anemia/makanan-penambah-darah/
- https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/12406/4. Erika Diana Risanti.pdf?sequence=1&isAllowed=y
- http://repository.uinsu.ac.id/19187/6/BAB V.pdf
- https://repository.ummat.ac.id/8182/3/BAB V-LAMPIRAN.pdf







