FitInfoSehat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: Pos Indonesia dan GT Empire Global Perkuat Kolaborasi Distribusi Lintas Negara Indonesia–Malaysia

Published Juli 3, 2026 · Updated Juli 3, 2026 · By David Brown

Pos Indonesia dan GT Empire Global Perkuat Kolaborasi Distribusi Lintas Negara Indonesia–Malaysia

New Policy - PT Pos Indonesia (Persero) terus memperluas kerja sama internasional dalam upaya meningkatkan layanan logistik yang memadai. Dalam langkah terbaru, perusahaan tersebut meluncurkan kerja sama strategis dengan GT Empire Global SDN BHD, yang berbasis di Malaysia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MOU), sebuah tindakan penting untuk mengembangkan rantai pasok dan distribusi produk lintas batas antara kedua negara. Dengan memperkuat sistem logistik terpadu, kedua entitas berharap mendorong ekspansi pasar barang Indonesia, termasuk hasil pertanian, perikanan, serta produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ke pasar internasional.

Kemitraan Strategis dalam Ekosistem Logistik

Kerja sama antara Pos Indonesia dan GT Empire Global dianggap sebagai langkah krusial dalam membangun ekosistem logistik yang lebih terintegrasi. Hadir dalam acara penandatanganan MOU adalah Direktur Komersial PT Pos Indonesia, Fahdel Akbar, Direktur Operasional perusahaan, Donny Maya Wardhana, CEO GT Empire Global, Hj Nurainun, serta Sekretaris Kementerian Koperasi RI, Ahmad Zabadi. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Rokan Hilir, Hj Sri Haslina, dan sejumlah pimpinan dari kedua perusahaan.

Alur kerja sama ini dirancang untuk menempa proses distribusi yang mencakup berbagai tahap, mulai dari pengumpulan dan konsolidasi barang di Indonesia, hingga proses kepabeanan, transportasi internasional, dan distribusi akhir di Malaysia. Pos Indonesia akan memastikan pengelolaan layanan pick-up, penanganan barang di titik koleksi, pengemasan, serta pelacakan pengiriman. Di sisi lain, GT Empire Global berperan dalam membangun jaringan pemasaran, termasuk pasar grosir, ritel, dan komunitas di Malaysia. Selain itu, kedua perusahaan juga sepakat untuk memfasilitasi ekspor bagi pengusaha UMKM Indonesia.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan layanan logistik lintas negara yang semakin terpadu. Dengan memanfaatkan jaringan logistik nasional yang telah kami bangun, Pos Indonesia siap memberikan layanan mulai dari pengambilan barang, pengemasan, hingga distribusi di negara tujuan. Tujuannya adalah agar produk Indonesia dapat menjangkau pasar Malaysia secara lebih cepat, efisien, dan terpercaya,” jelas Fahdel Akbar.

Implementasi kerja sama ini diharapkan meningkatkan efisiensi dalam pengiriman produk lintas batas, sekaligus membuka peluang baru bagi UMKM Indonesia. Dalam struktur bisnis yang dirancang, perusahaan-perusahaan lokal di Indonesia akan menjadi pusat awal dalam mengumpulkan barang, sementara GT Empire Global akan memastikan proses distribusi menuju pasar Malaysia. Proses ini mencakup pengelolaan permintaan, pengemasan, pengaturan barang, dan pengurusan dokumen kepabeanan.

“Kami yakin potensi produk Indonesia, terutama dari sektor pertanian, perikanan, dan UMKM, sangat besar. Dengan kolaborasi ini, kami ingin menciptakan jalur distribusi yang lebih terstruktur, sehingga barang Indonesia tidak hanya masuk ke Malaysia, tetapi juga memperoleh akses yang lebih luas ke berbagai jaringan pasar, termasuk ritel dan komunitas,” kata Hj Nurainun, CEO GT Empire Global SDN BHD.

Sebagai bagian dari upaya ini, Pos Indonesia akan bertugas menyediakan layanan pickup, penanganan barang di titik pengumpulan, pengemasan, pengurusan dokumen, serta pelacakan pengiriman. Sementara itu, GT Empire Global akan fokus pada pengembangan pasar di Malaysia melalui pendekatan yang lebih holistik. Selain itu, perusahaan-perusahaan ini juga berupaya memperkuat promosi merek Indonesia di sana, sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor melalui optimasi distribusi dan pemasaran.

Aksi Strategis untuk Penguatan Pasar

Langkah kolaborasi ini diharapkan memberikan dampak signifikan dalam memperluas akses pasar bagi UMKM Indonesia. Dengan menggabungkan kapasitas logistik Pos Indonesia dan jaringan pemasaran GT Empire Global, barang Indonesia akan memiliki kesempatan lebih besar untuk mencapai konsumen di Malaysia. Proses distribusi yang disusun mencakup berbagai tahap, mulai dari pengumpulan barang di lokasi produsen, penanganan barang secara terpusat, pengiriman ke luar negeri, hingga distribusi akhir melalui sistem yang terpadu.

“Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan volume pengiriman lintas batas, memperkuat layanan logistik internasional, serta memperluas kolaborasi dalam ekosistem perdagangan pangan. Selain itu, sinergi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekstra bagi ekosistem perdagangan Indonesia–Malaysia, melalui akses pasar yang lebih luas bagi UMKM dan peningkatan stabilitas pasokan,” tambah Donny Maya Wardhana, Direktur Operasional PT Pos Indonesia.

Pelaku UMKM, yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia, akan menjadi sasaran utama dari inisiatif ini. Dengan dukungan distribusi yang terorganisir, mereka dapat meningkatkan daya saing produk mereka di pasar Malaysia. GT Empire Global, yang berperan sebagai mitra strategis, akan memastikan keberhasilan pemasaran produk Indonesia melalui jaringan yang mereka kelola, termasuk pasar grosir, toko ritel, dan komunitas lokal.

Kerja sama antara kedua perusahaan juga bertujuan untuk menstabilkan dan meningkatkan kualitas distribusi lintas negara. Dalam konteks yang lebih luas, ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem perdagangan pangan yang lebih efektif. Proses ini tidak hanya mencakup distribusi barang, tetapi juga membantu pengelolaan bisnis UMKM Indonesia melalui dukungan teknis dan logistik yang komprehensif.

Sebagai penutup, kolaborasi antara Pos Indonesia dan GT Empire Global SDN BHD dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Malaysia. Dengan menggabungkan keahlian logistik nasional dan kapasitas pemasaran internasional, kedua perusahaan berharap mampu menciptakan ekosistem yang lebih dinamis dan berkelanjutan. Ini akan memastikan bahwa produk Indonesia dapat berkembang di pasar Malaysia, sekaligus menambahkan nilai tambah bagi bisnis lokal di kedua negara.