Momen Bersejarah: Wamenkes: Pentingnya deteksi dini TBC terhadap lingkungan sekitar
Wamenkes tekankan pentingnya deteksi awal TBC di lingkungan sekitar
Bandarlampung – Saat melakukan inspeksi ke Puskesmas Way Halim 2, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyoroti peran deteksi dini tuberkulosis (TBC) dalam mengendalikan penyebaran penyakit. “Deteksi awal TBC bukan hanya bermanfaat bagi pasien, tetapi juga untuk keluarga serta lingkungan sekitarnya,” ujarnya dalam kunjungan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Selasa.
Kunjungan ini bertujuan menilai upaya pencegahan TBC di Kota Bandarlampung serta mengevaluasi kinerja layanan kesehatan tingkat pertama dalam mengidentifikasi dan mengatasi kasus penyakit tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Benjamin juga sempat berinteraksi langsung dengan pasien yang sedang menjalani terapi.
“Gejala TBC bisa muncul setelah seseorang terinfeksi, kadang bahkan tahun berikutnya. Oleh karena itu, pemeriksaan paru harus dilakukan terhadap keluarga dan lingkungan terdekat pasien,” tambah Benjamin.
Menurutnya, keberhasilan pencegahan TBC bergantung pada keaktifan puskesmas dalam melacak kontak erat pasien. “Langkah ini menjadi kunci utama untuk menghentikan penularan dan mempercepat pemulihan,” jelasnya.
Benjamin menyoroti tantangan dalam mengurangi jumlah kasus baru. “Kasus TBC sering kembali muncul karena upaya pencegahan belum memadai,” katanya. Contohnya, di satu kecamatan mungkin terdapat 100 pasien yang telah diobati, namun jumlah kasus baru bisa mencapai angka serupa di tahun berikutnya.
Kunjungan Wamenkes dan Wamendagri juga didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela serta Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Mereka turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kepedulian terhadap TBC di masyarakat.
