Momen Bersejarah: Mendikdasmen nilai TKA SMP hari kedua di Surabaya berjalan lancar

1e4474f2 aa36 459a 9a8d 0ca9119943b6 0

Mendikdasmen nilai TKA SMP hari kedua di Surabaya berjalan lancar

Di Surabaya, Jawa Timur, hari kedua pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Selasa berjalan lancar, menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Ia menyatakan bahwa saat meninjau ujian di SMPN 1 Surabaya, siswa terlihat antusias. Menurutnya, siswa menyampaikan soal-soal dianggap relatif mudah, yang menjadi pertanda TKA bukan hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga memotivasi semangat belajar.

“Saya sempat berdialog dengan para siswa, dan mereka terlihat sangat semangat. Bahkan ketika saya tanyakan mengenai soal, mereka menyampaikan bahwa soalnya relatif mudah,” ujar Mendikdasmen usai meninjau TKA di SMPN 1 Surabaya.

Peninjauan juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana, seperti ruang ujian dan laboratorium komputer, yang terpenuhi secara optimal. “Penataan ruang, kesiapan komputer, hingga aspek teknis lainnya telah dipersiapkan dengan baik. Saya meyakini TKA menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tegasnya.

TKA kini mulai terintegrasi dalam sistem pendidikan nasional, termasuk dalam seleksi jalur prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). “Jika sebelumnya penilaian akademik hanya berdasarkan rapor, kini ditambah dengan nilai TKA sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem yang lebih inklusif dan berkeadilan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati menegaskan bahwa pelaksanaan TKA berlangsung lancar sejak hari pertama. “Beliau hadir sejak pagi dan berdialog langsung dengan siswa. Terlihat mereka senang dan antusias, bahkan seperti merindukan suasana evaluasi seperti dahulu. Yang menarik, siswa mengikuti TKA tanpa merasa terpaksa,” kata Febri.

“TKA tidak menentukan kelulusan. Kelulusan tetap menjadi kewenangan sekolah melalui proses pembelajaran. Namun, nilai TKA akan menjadi nilai tambah, khususnya pada jalur prestasi SPMB,” tegasnya.

Kepala SMP Negeri 19 Surabaya Eko Widayani menyebut pelaksanaan perdana TKA disambut positif oleh siswa dengan suasana ujian yang kondusif. “Siswa menyambut dengan sangat baik. Kami berupaya menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Harapannya, ini menjadi langkah awal memperkuat mutu pendidikan Indonesia,” katanya.