FitInfoSehat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Historic Moment: Baznas Penuhi Kebutuhan Air Bersih Korban Gempa Sulteng

Published Juli 7, 2026 · Updated Juli 7, 2026 · By Lisa Moore

Baznas Penuhi Kebutuhan Air Bersih Korban Gempa Sulteng

Historic Moment - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat yang terkena dampak gempa bumi di Sulawesi Tengah. Sebagai bagian dari respons darurat, Baznas baru saja menyalurkan 10.000 liter air bersih ke Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Bantuan ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan air layak konsumsi bagi para penyintas gempa, khususnya di masa awal pemulihan.

Pendistribusian sebagai Pendorong Kemanusiaan

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menjelaskan bahwa akses air bersih sering terganggu setelah bencana alam. Pada kasus gempa Sulteng, kerusakan jaringan air, sumur, dan fasilitas sanitasi membuat warga kesulitan mendapatkan air. "Air bersih adalah kebutuhan utama untuk menjaga kesehatan dan mempertahankan kelangsungan hidup masyarakat terdampak, terutama saat masa tanggap darurat," kata Idy dalam pernyataan resmi, Selasa (7/7).

“Saat bencana terjadi, akses terhadap air bersih kerap terputus, padahal air merupakan kebutuhan paling mendasar untuk menjaga kesehatan dan memastikan para penyintas dapat bertahan hidup, khususnya di masa tanggap darurat,” ujar Idy dalam keterangan tertulisnya.

Idy menambahkan, Baznas berkomitmen untuk menyalurkan bantuan secara cepat dan tepat sasaran. Selain air bersih, bantuan seperti kebutuhan pangan, layanan kesehatan, serta logistik juga terus dikirimkan ke wilayah terdampak. "Kami memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah para muzaki tersampaikan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Histori Bantuan Baznas di Sulteng

Sebelumnya, Baznas telah melakukan sejumlah upaya kemanusiaan dalam mengatasi dampak gempa Palu dan sekitarnya. Bantuan tersebut mencakup layanan dapur umum, distribusi air bersih, pendistribusian hygiene kit, selimut, dan fasilitas masjid darurat. Dukungan psikososial juga menjadi bagian dari program bantuan untuk meringankan beban para korban.

Menurut Idy, kehadiran Baznas tidak hanya sebatas menyalurkan bantuan, tetapi juga berupaya membangun sistem yang berkelanjutan. "Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat," jelasnya. Koordinasi ini diperlukan agar bantuan tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memperkuat kapasitas warga untuk bangkit kembali.

"Kami (Baznas) juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak," ujarnya.

Dalam konteks bencana alam, akses air bersih menjadi faktor kritis dalam mengurangi risiko penyakit dan kekacauan. Idy menekankan bahwa keberhasilan penyaluran air bersih tergantung pada kecepatan tanggap darurat dan kerja sama yang solid antar pihak. "Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan berjalan lebih lancar," tambahnya.

Sulawesi Tengah, khususnya daerah Palu, masih berjuang mengatasi akibat gempa yang mengguncang hidup mereka. Jaringan air yang rusak, kurangnya fasilitas sanitasi, dan pergeseran lokasi pengungsian memperparah situasi. Baznas, sebagai lembaga yang fokus pada pendistribusian bantuan zakat, menyadari bahwa tindakan segera sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan kesehatan warga.

Langkah-Langkah Baznas dalam Pemulihan

Idy menyebutkan bahwa Baznas memiliki mekanisme yang siap diaktifkan saat bencana terjadi. "Bantuan seperti air bersih, pangan, dan perlengkapan kesehatan merupakan amanah dari muzaki yang diberikan secara transparan dan tepat sasaran," ujarnya. Selain itu, bantuan juga mencakup distribusi logistik, seperti makanan dan peralatan kebersihan, serta pendirian dapur umum di lokasi pengungsian.

Dalam konteks ini, Baznas tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat merasa didukung secara emosional. "Kami memberikan layanan dukungan psikososial agar para penyintas tetap tenang dan bersemangat dalam proses pemulihan," tambah Idy. Upaya ini menunjukkan komitmen Baznas untuk menjadi mitra yang andal dalam setiap krisis.

"Semua bantuan yang diberikan, termasuk bantuan air bersih ini, berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang dihimpun Baznas. Kami memastikan amanah tersebut tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Idy juga mengingatkan bahwa tanggung jawab Baznas tidak berakhir saat bantuan selesai disalurkan. "Kami akan tetap hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi darurat, sekaligus memperkuat upaya kemanusiaan melalui pendistribusian bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan," ujarnya. Penekanan pada keberlanjutan bantuan menunjukkan bahwa Baznas tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga membangun kapasitas lokal untuk menghadapi masa depan.

Dalam masa tanggap darurat, setiap liter air bersih memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Baznas, dengan kapasitas pengumpulan dana dan distribusi yang terorganisir, menjadi tulang punggung untuk menyediakan kebutuhan pokok para penyintas. Namun, Idy mengingatkan bahwa peran masyarakat dan berbagai pihak lain tetap diperlukan untuk memastikan keberlanjutan bantuan.

Harapan untuk Masa Depan

Kebutuhan air bersih menjadi salah satu prioritas utama dalam bantuan darurat. Dengan distribusi yang teratur, warga bisa menghindari risiko kesehatan akibat kekeringan atau kontaminasi air. Idy berharap, bantuan ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya persiapan bencana.

"Mari hadirkan harapan bagi para penyintas gempa Palu. Salurkan sedekah terbaik Anda melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan Baznas untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, serta pemulihan masyarakat terdampak," ajak Idy. Dengan kontribusi muzaki, Baznas mampu mempercepat proses pemulihan dan membangun kembali kehidupan warga yang terguncang.

Peran Baznas dalam bencana di Sulawesi Tengah menjadi contoh nyata tentang kecepatan dan komitmen dalam kemanusiaan. Dengan keberhasilan distribusi air bersih, masyarakat kini memiliki kepastian akan kebutuhan dasar yang tak tergantikan. "Kami yakin