Rencana Khusus: Sri Lanka luncurkan promo pembayaran QR, hapus biaya transaksi digital
Sri Lanka Menghadirkan Inisiatif Pembayaran QR Nasional
Program Promosi Pembayaran QR Nasional diperkenalkan oleh pemerintah Sri Lanka, dalam kerangka Presiden Anura Kumara Dissanayake, dengan tujuan mengurangi biaya transaksi digital. Mulai hari Senin, biaya transaksi melalui LankaQR dihapuskan untuk nominal hingga 5.000 rupee, yang setara dengan sekitar 15,87 dolar AS. Perubahan ini memberikan peluang bagi pedagang, terutama usaha kecil, untuk menerima pembayaran digital tanpa keterbatasan biaya.
Kebijakan ini diambil dalam kondisi di mana uang tunai masih mendominasi kegiatan transaksi sehari-hari. Meskipun infrastruktur digital telah tersedia, jumlah uang beredar mencapai 1,48 triliun rupee, sementara penggunaan LankaQR masih rendah, hanya sekitar 395 juta rupee per bulan di kuartal ketiga 2025. Upaya ini diharapkan mendorong adopsi metode pembayaran elektronik yang lebih luas.
Sistem pembayaran Sri Lanka tetap memproses volume transaksi besar melalui saluran lain, seperti Common Electronic Fund Transfer Switch (CEFTS), yang mencatat sekitar 68 juta transaksi per kuartal dengan nilai total 6,3 triliun rupee. LankaQR, yang didukung oleh lebih dari 20 lembaga keuangan, kini bisa diakses di sekitar 450.000 titik bisnis di seluruh wilayah negara tersebut.
