FitInfoSehat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: Dari Eksperimen Sederhana, Cokelatin Angkat Rasa Autentik Kakao RI ke Pasar Global

Published Juni 28, 2026 · Updated Juni 28, 2026 · By Lisa Miller

Dari Hasil Riset, Merek Cokelatin Membawa Rasanya yang Autentik ke Dunia Internasional

Latest Program - Cokelatin Indonesia muncul dari keinginan untuk mengakses rasa cokelat yang benar-benar mengandalkan kakao lokal. Awalnya, merek ini diawali dari percobaan sederhana di dapur rumah, lalu berkembang menjadi produk minuman cokelat artisan yang dikenal di pasar global. Pendiri Cokelatin, Irena Surosoputra, menjelaskan bahwa inspirasi lahir dari ketidakpuasan terhadap kebiasaan sehari-hari yang ia lakukan sebelum memulai usahanya. Dulu, ia bekerja sebagai karyawan kantoran dengan rutinitas minum kopi instan untuk mengisi energi. Namun, setelah menyadari dampak jangka panjang dari kebiasaan tersebut, Irena memutuskan mengganti kebiasaan minum kopi instan dengan minuman cokelat.

Kebiasaan Sehari-hari yang Mengubah Langkah Hidup

Saat ini, sebagian besar cokelat yang dijual di pasar didominasi oleh rasa manis yang berlebihan. Irena menilai ini menjadi celah untuk menghadirkan produk dengan cita rasa yang lebih sesuai dengan selera orang Indonesia. Dengan memanfaatkan kegemaran terhadap cokelat, ia mulai bereksperimen dengan menggabungkan bubuk kakao murni, gula, dan non-dairy creamer. Hasil racikan pertama yang ia buat pun ternyata cukup memuaskan, sehingga mendorongnya untuk mengembangkan usaha lebih serius.

"Jadi akhirnya saya memutuskan untuk mengalihkan konsumsi kopi instan tadi ke minuman cokelat," kata Irena saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

Setelah merasa produknya layak diperkenalkan, Irena memutuskan untuk menggandeng bahan baku kakao dari daerah penghasil terbesar di Indonesia. Ia memilih biji kakao dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur karena kualitas rasa yang khas dan tidak mudah tergantikan. Seluruh proses pembuatan dilakukan tanpa tambahan bahan buatan, sehingga karakter asli kakao Indonesia tetap terjaga. Dari kecil, merek ini menawarkan hanya empat varian utama, yakni Dark Chocolate, Milk Chocolate, Creamy Latte, dan Java Criollo.

Merek yang Menggabungkan Nama Pribadi

Nama Cokelatin diambil dari gabungan kata "cokelat," nama Irena, dan nama suaminya, Nugroho. Sebelum terjun ke dunia usaha, Irena pernah bekerja sebagai penyelenggara acara (event organizer/EO). Sementara suaminya berkarier di industri fast-moving consumer goods (FMCG), yang menyediakan produk konsumsi harian dengan volume besar. Kombinasi keahlian keduanya menjadi dasar untuk membangun merek yang konsisten dengan visi memperkenalkan cokelat autentik dari tanah air.

Pertama kali, Irena memasarkan racikan cokelat buatannya kepada rekan-rekan kantor. Ia membawa tumbler berisi minuman cokelat ke kantor setiap hari, yang akhirnya menarik perhatian teman-temannya. "Akhirnya, teman-teman banyak yang memesan ke saya," kenangnya. Dalam enam bulan, pendapatan dari pesanan tersebut bahkan setara dengan gaji bulanan sebagai karyawan. Tantangan sebelumnya terasa ketika ia harus membangun usaha dari nol, tetapi keberhasilan awal memberinya kepercayaan untuk melangkah lebih jauh.

Langkah Penting Menuju Global

Pertumbuhan Cokelatin semakin signifikan setelah bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta pada 2018. Melalui program pelatihan yang diberikan, Irena memperoleh wawasan mengenai pengemasan, strategi pemasaran digital, serta pentingnya sertifikasi produk. "Pelatihan dari Rumah BUMN BRI sangat membantu kami berkembang. Baik dari pelatihan di sisi digital untuk packaging, maupun pelatihan sertifikasi," jelas Irena.

Dengan bantuan BRI, Cokelatin juga rutin berpartisipasi dalam berbagai pameran UMKM. Kesempatan ini membuka peluang ekspor ke berbagai negara. Momen kritis terjadi pada 2021 ketika merek ini memperoleh Juara I dalam ajang Pesta Rakyat Simpedes (PRS) BRI. Penghargaan tersebut menjadi pengantar untuk mengikuti pameran internasional di Boston, Amerika Serikat, pada 2022. "Itu jadi ekspor pertama kami," tambah Irena.

Proses Pembuatan yang Autentik

Sebagai pengusaha yang peduli pada kualitas, Irena sangat memperhatikan setiap langkah produksi. Dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan, ia memastikan bahwa semua proses tetap bersifat alami dan mengutamakan rasa asli kakao. Dengan menghindari bahan tambahan, cokelat Cokelatin dikenal memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Produk ini juga dirancang agar cocok untuk berbagai segmen pasar, baik yang ingin mengonsumsi cokelat dengan rasa khas Indonesia maupun yang menyukai kelembutan tekstur.

Membangun merek dari nol membutuhkan tekad dan kerja keras. Dengan modal awal sekitar Rp20 juta, Irena berhasil menumbuhkan usahanya menjadi perusahaan yang diakui secara internasional. Pameran yang difasilitasi oleh BRI memberinya akses ke audiens yang lebih luas, termasuk pihak-pihak yang meminati produk lokal. "Berkat BRI, kami dapat membuka untuk penetrasi pasar lebih jauh lagi," ujarnya.

Kepuasan yang Dapat Dirasakan

Berkembangnya Cokelatin tidak hanya tergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada strategi pemasaran yang tepat. Dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital, merek ini memperluas jaringan pelanggan di luar negeri. Selain itu, komitmen pada keberlanjutan bisnis juga menjadi nilai tambah. Dari percobaan sederhana di dapur, Cokelatin kini menghadirkan solusi yang menjawab kebutuhan pasar global akan cokelat autentik. Rasa yang khas dari kakao Indonesia menjadi daya tarik utama, terutama bagi konsumen yang ingin menikmati produk tanpa mengorbankan kualitas.

Ek