FitInfoSehat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Key Strategy: Legacy Puluhan Tahun Jadi Modal

Published Juli 9, 2026 · Updated Juli 9, 2026 · By Sandra Brown

Rucika Menghidupkan Kembali Tagline Legendaris dalam Strategi Branding Baru

Key Strategy - Dunia bisnis saat ini telah mengalami transformasi signifikan. Kualitas produk saja tidak lagi menjadi penentu utama dalam persaingan pasar. Seiring dengan meningkatnya intensitas kompetisi dan pergeseran perilaku konsumen, banyak korporasi yang mulai mengubah pendekatan komunikasi mereka. Alih-alih hanya menonjolkan fungsi teknis produk, perusahaan kini lebih fokus pada pembentukan ikatan emosional dengan masyarakat luas. Rucika, produsen perpipaan terkemuka, menjadi salah satu contoh nyata dari pergeseran strategis ini.

Perusahaan tersebut resmi memperkenalkan arah branding baru melalui partisipasi dalam ajang IndoBuildTech 2026. Acara yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, pada hari Rabu tanggal 8 Juli ini menjadi wadah bagi Rucika untuk mempresentasikan visi barunya. Melalui pendekatan yang lebih humanis, Rucika tidak hanya ingin dikenal sebagai merek pipa, tetapi juga sebagai entitas yang menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Tagline yang Telah Melekat di Hati Publik

Brian Widjaja, Corporate Marketing Director Rucika, menjelaskan bahwa strategi ini lahir dari pengamatan mendalam terhadap respons masyarakat. Melalui pemantauan terhadap media sosial maupun media konvensional, perusahaan menemukan bahwa tagline lama mereka masih sangat kuat di benak publik. Tagline tersebut bahkan sering digunakan masyarakat dalam konteks yang lebih luas, melampaui fungsi produk perpipaan itu sendiri.

"Ketika kita melihat sentimen di media sosial maupun media konvensional, ternyata 'Di Mana Air Mengalir Sampai Jauh' itu sangat-sangat sudah dikenal. Brand asset kita itu kemudian di-stretch ke berbagai ungkapan. Contohnya, 'rezekinya mengalir sampai jauh kayak Rucika'. Dari situ kami berpikir, kenapa tidak mengoptimalkan kembali brand asset yang sudah ada," ujar Brian.

Pernyataan ini menyoroti bagaimana sebuah tagline dapat berkembang menjadi bagian dari budaya percakapan sehari-hari. Masyarakat tidak hanya mengingat tagline tersebut sebagai slogan produk, tetapi juga menggunakannya sebagai metafora untuk hal-hal positif dalam kehidupan mereka.

Momentum Penguatan Identitas Merek

Tahun ini dianggap sebagai momen penting bagi Rucika untuk memperkuat identitas merek yang telah dibangun sejak tahun 1992. Tagline yang telah digunakan selama hampir tiga dekade tersebut dinilai bukan sekadar kata-kata pemasaran, melainkan aset komunikasi yang memiliki nilai emosional mendalam bagi masyarakat. Rucika ingin menaikkan level brand asset yang sudah dimiliki melalui strategi scale up yang terencana.

Strategi baru ini diterjemahkan ke dalam tiga pendekatan utama yang saling melengkapi. Pertama, perusahaan menghadirkan identitas merek yang mudah dikenali tanpa harus selalu menampilkan produk pipa secara eksplisit dalam setiap materi komunikasi. Kedua, Rucika mengaransemen ulang lagu Bengawan Solo dengan nuansa modern sebagai bagian dari kampanye merek. Ketiga, perusahaan memperbanyak kehadiran dalam berbagai aktivitas masyarakat agar brand tidak hanya hadir dalam ruang teknis konstruksi, tetapi juga dalam ruang sosial dan budaya yang lebih dekat dengan publik.

"Kami ingin lebih down to earth, lebih mingle dengan masyarakat sehingga punya touchpoint emosional. Jadi bukan lagi berbicara tentang kami, tetapi lebih berpusat pada masyarakat," ujar perwakilan perusahaan saat ditemui di lokasi pameran.

Konsep Booth "Arteria" yang Menginspirasi

Arah baru komunikasi merek juga tercermin dalam konsep booth Rucika di IndoBuildTech 2026. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, tahun ini Rucika berkolaborasi dengan RB Shera dan Josua Arsitek untuk menghadirkan booth bertema "Arteria". Konsep tersebut terinspirasi dari fungsi urat nadi sebagai penghubung kehidupan manusia.

Filosofi ini kemudian dikaitkan dengan peran air yang mengalir dan menghubungkan berbagai aspek kehidupan manusia. Brian menjelaskan bahwa filosofi booth sama seperti tagline Rucika, di mana nadi menyambungkan setiap lini kehidupan, dan air juga memiliki peran yang sama dalam kehidupan manusia.

"Filosofinya sama seperti Rucika, Di Mana Air Mengalir Sampai Jauh. Nadi menyambungkan setiap lini kehidupan, dan air juga memiliki peran yang sama dalam kehidupan manusia," jelas Brian.

Inovasi Produk dan Optimisme Bisnis

Meski menonjolkan pendekatan emosional dalam strategi branding, Rucika tetap memperkenalkan sejumlah inovasi produk dalam pameran tersebut. Beberapa produk yang ditampilkan antara lain pipa PPR untuk instalasi air panas dan air dingin yang mulai dipasarkan melalui jaringan ritel, pipa KELOX berbahan PE-RT, backflow valve, stop kran, faucet pull, hingga RUGLOO.

Brian menyatakan bahwa perusahaan tetap optimistis terhadap kinerja bisnis di tengah kondisi makroekonomi yang masih menantang. Menurutnya, pasar memang menghadapi tekanan, tetapi Rucika masih mencatatkan pertumbuhan yang positif.

"Market memang cukup challenge karena kondisi makro juga menantang. Namun sejauh ini Rucika masih tetap bertumbuh," tuturnya.

Dengan menghidupkan kembali kekuatan tagline yang telah dikenal selama puluhan tahun, Rucika menunjukkan bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan aset merek lama untuk tetap relevan di tengah perubahan generasi dan pola konsumsi masyarakat. Pendekatan berbasis legacy ini menjadi bukti bahwa brand yang kuat tidak hanya dibangun melalui inovasi produk, tetapi juga melalui kedekatan emosional dengan konsumen.