Agenda Kunjungan: Bupati Haris sebut Bromo Medic Run jadi “sport tourism” di Probolinggo
Bupati Haris Sebut Bromo Medic Run 2026 sebagai “Sport Tourism” Probolinggo
Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Bupati Mohammad Haris mengungkapkan bahwa Bromo Medic Run 2026 berpotensi menjadi bagian dari pengembangan “sport tourism” lokal. Acara ini, yang diadakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Probolinggo, diikuti oleh hampir seribu peserta dari berbagai daerah, memadati kawasan Jembatan Kaca Seruni Point Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Minggu.
Keterangan Bupati
Bupati Haris menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat konsep pariwisata daerah yang berfokus pada alam, budaya, dan olahraga sebagai daya tarik wisata. “Bromo Medic Run menjadi wadah untuk menumbuhkan kegiatan sport tourism yang mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi setempat,” ujarnya.
Kami punya banyak potensi, mulai dari danau hingga air terjun. Semoga kegiatan itu menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menikmati keberagaman destinasi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.
Keterangan Ketua IDI
“Bromo Medic Run tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan wisata daerah,” kata Ketua IDI Cabang Probolinggo dr. Syahrudi.
Dalam sambutannya, dr. Syahrudi menegaskan bahwa acara ini melambangkan komitmen organisasi dalam mengajak masyarakat untuk aktif berolahraga sekaligus menikmati keindahan alam Kabupaten Probolinggo. “Semoga kegiatan ini terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang memberikan dampak positif bagi kesehatan dan pariwisata,” imbuhnya.
Pemkab Probolinggo berharap Bromo Medic Run 2026 mendorong pertumbuhan “sport tourism” dan menjadi sarana promosi wilayah. Dengan peserta yang terus meningkat, event ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan ke kawasan Bromo dan sekitarnya.
