Program Terbaru: Duduk Perkara Kejagung Geledah Komisioner Ombudsman Yeka Hendra
Penggeledahan Kejaksaan Agung di Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman
Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan terhadap kantor serta rumah salah satu komisioner Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, hari ini. Penggeledahan ini dianggap terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak mentah. Tindakan tersebut dibenarkan oleh Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, yang mengungkapkan bahwa komisioner itu menjadi sasaran penyelidikan.
“Benar YH. Penggeledahan di rumahnya salah satu komisioner (Ombudsman) sama di kantornya,” ujar Anang saat diwawancarai Senin (9/3/2026).
Motif Penggeledahan
Menurut Anang, penyelidikan ini berawal dari kasus suap terkait putusan lepas terhadap tiga korporasi yang dijerat Kejagung, yaitu Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group. Putusan tersebut dilakukan pada 19 Maret 2025, dan jaksa menganggap ada permainan di balik rekomendasi Ombudsman yang menjadi dasar keputusan itu.
“Dia kena pasal 21 kan perintangan penyidikan dan penuntutan perkara minyak goreng yang dulu itu, yang onslaag itu putusan,” terang Anang.
Duduk Perkaranya
Penggeledahan dilakukan sebagai upaya mengungkap manipulasi yang diduga dilakukan oleh Komisioner Ombudsman. Jaksa menilai rekomendasi lembaga tersebut menyimpulkan adanya ‘maladministrasi’ dalam kebijakan ekspor crude palm oil (CPO), yang kemudian digunakan untuk memperkuat gugatan di PTUN. Perbuatan ini dituduh menghalangi penyidikan yang berlangsung, sehingga korporasi terlibat sempat lolos dari hukuman.
Detail Penggeledahan
Tim Kejagung meninggalkan lokasi setelah menemukan sejumlah bukti. Di Kuningan, Jakarta Selatan, mereka diperkirakan selesai sekitar pukul 17.10 WIB. Rombongan menggunakan empat mobil hitam dan membawa berkas serta tas berwarna merah. Tidak ada pernyataan resmi yang diberikan setelah operasi tersebut.
Kejagung RI juga menggeledah gedung Ombudsman RI, menurut pantauan detikcom di lokasi. Penggeledahan ini bagian dari upaya memperjelas dugaan keterlibatan komisioner dalam korupsi minyak goreng. Hal ini memicu tindakan investigasi yang melibatkan seluruh lapisan berwenang.
Halaman 2 dari 2
