Kemarin – sembilan penambang tertimbun hingga kasus narkoba di hotel

WhatsApp Image 2026 05 14 at 20.38.26 1

Peristiwa Terkini: Kesedihan atas Tewasnya Sembilan Penambang hingga Pengungkapan Kasus Narkoba di Hotel

Kemarin – Jakarta – Beberapa insiden hukum yang terjadi kemarin menarik perhatian masyarakat, termasuk kasus fatal yang menimpa sembilan pekerja tambang ilegal serta pengungkapan praktik peredaran narkoba di sebuah hotel di Jakarta Barat. Berikut ini adalah rangkuman berita hukum terkini yang layak dibaca kembali.

Longsor di Sumatera Barat: Sembilan Penambang Tewas

Satu dari dua peristiwa yang mendapat sorotan adalah kecelakaan longsor di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, yang terjadi pada hari Kamis (14/5) pukul 12.30 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan tewasnya sembilan orang pekerja tambang ilegal. Menurut Kombes Polisi Susmelawati Rosya, Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, hasil koordinasi tim menunjukkan bahwa dari total 12 pekerja tambang yang ada di lokasi saat kejadian, sembilan di antaranya menjadi korban. “Sembilan korban yang meninggal merupakan bagian dari 12 pekerja tambang yang berada di sana,” jelasnya, Jumat.

“Hasil koordinasi kami, ada sembilan korban dari 12 pekerja tambang yang berada di lokasi saat kejadian,” kata Susmelawati Rosya.

Selamat dari kejadian tersebut adalah tiga pekerja tambang lainnya yang berhasil selamat. Insiden longsor ini menimpa mereka yang sedang bekerja di lokasi penambangan emas secara ilegal. Menurut informasi, material longsor mengubur mereka hingga tidak bisa diselamatkan. Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi kegiatan penambangan yang tidak berizin di daerah terpencil.

Pengungkapan Narkoba di Hotel: Keterlibatan Oknum Karyawan dan Pengunjung

Dalam peristiwa kedua, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba di B Fashion Hotel, Jakarta Barat. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa ekstasi serta vape etomidate beredar secara diam-diam melalui keterlibatan beberapa oknum karyawan dan pengunjung hotel.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap pihak manajemen B Fashion Hotel dan The Seven Spa, diketahui bahwa struktur operasional tempat usaha tersebut mengetahui adanya aktivitas penggunaan narkoba,” kata Santoso.

Menurut keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, peredaran narkoba di hotel tersebut tidak terdeteksi secara langsung, sehingga memerlukan investigasi mendalam. Kasus ini menunjukkan bahwa tidak hanya tempat-tempat umum tetapi juga fasilitas kelas menengah bisa menjadi tempat penyimpanan dan penggunaan narkoba secara tersembunyi.

Langkah Kejaksaan Agung: Pemulihan Aset Negara dan Penguatan Kepercayaan Publik

Kemarin, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi tindakan Kejaksaan Agung yang menyerahkan uang negara senilai Rp10,27 triliun. Dana tersebut merupakan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Menurut Sahroni, langkah ini mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum.

“Publik tentunya menantikan kinerja-kinerja seperti ini terus berlanjut, ini sangat meningkatkan kepercayaan,” kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Legislator yang membidangi hukum itu optimis bahwa dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kejaksaan Agung akan menghadirkan perubahan besar dalam penegakan hukum. Ia menekankan bahwa kerja berbasis pemulihan aset negara menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap keadilan.

Polda Lampung: Tindakan Tegas terhadap Pelaku Pembegalan

Dalam upaya meningkatkan keamanan, Polda Lampung memerintahkan seluruh jajaran untuk menembak pelaku pembegalan di tempat terjadi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kecemasan masyarakat setempat akibat aksi kriminal tersebut. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan bahwa tindakan tegas menjadi solusi untuk mengurangi gangguan.

“Tidak ada toleransi terhadap pelaku pembegalan. Saya sudah perintahkan tembak di tempat. Pelaku begal tembak di tempat,” kata Helfi Assegaf di Mapolda Lampung, Jumat.

Kapolda menjelaskan bahwa kejadian pembegalan kendaraan bermotor (curanmor) telah meresahkan masyarakat Lampung selama beberapa waktu. Dengan menerapkan tindakan langsung, pihak kepolisian berharap untuk menegaskan komitmen dalam menghadapi ancaman kriminal.

Kabaharkam Polri: Pembukaan Munas VI KBPP dan Harapan Soliditas Organisasi

Sementara itu, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Karyoto membuka secara resmi Munas VI Keluarga Besar Putra-Putri Polri di Jakarta, Jumat. Acara tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi KBPP Polri dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kalau solid tidak bermanfaat tidak ada gunanya. Yang penting kalau betul-betul solid, tunjukkan soliditas tersebut sesuai azas organisasi adalah independen, kekeluargaan, dan sosial kemasyarakatan,” kata Karyoto.

Sebagai Dewan Pembina KBPP Polri, Karyoto juga meminta agar organisasi tersebut berperan aktif dalam pembangunan nasional, khususnya mendukung program Astacita. Ia menegaskan bahwa partisipasi KBPP Polri dalam berbagai bidang penting untuk menjaga keseimbangan dan keberlanjutan kerja sosial.

Dengan adanya peristiwa tersebut, jelas bahwa tindakan penegakan hukum tidak hanya terfokus pada penindasan kejahatan, tetapi juga pada penguatan institusi dan manfaat bagi masyarakat. Peristiwa di Sumbar dan Jakarta Barat, serta langkah strategis Kejaksaan dan Polda, menjadi bukti bahwa upaya memperbaiki sistem hukum terus berjalan meski di tengah tantangan yang kompleks.