Kebijakan Baru: Kanada akan gunakan AI perkuat prakiraan cuaca ekstrem

526296d1 43e7 4266 850e 212b7970e407 0

Kanada Akan Terapkan AI untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca

Ottawa, 9 April – Kementerian Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Kanada (Environment and Climate Change Canada/ECCC) mengumumkan rencana untuk menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan pendekatan prakiraan cuaca tradisional. Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan keandalan prediksi iklim, terutama untuk cuaca ekstrem.

Menurut pernyataan resmi, penggunaan AI ini bertujuan meningkatkan perlindungan warga Kanada, memperkuat persiapan darurat, serta memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk merespons perubahan cuaca yang berdampak besar. Model AI akan menganalisis data historis selama beberapa dekade dari seluruh benua dalam hitungan menit.

“Model hibrida ini mampu memprediksi fenomena ekstrem, seperti badai angin atau gelombang panas, secara lebih tepat,” jelas ECCC dalam siaran persnya.

Kementerian menegaskan bahwa model baru ini akan membuat prakiraan cuaca selama enam hari mencapai tingkat akurasi yang sama seperti prakiraan lima hari saat ini. Selain itu, waktu prediksi sistem cuaca besar bisa dipercepat hingga delapan hingga lebih dari 24 jam.

Para ahli dan ilmuwan meteorologi telah menguji model hibrida selama setahun terakhir. Mereka menjalankan sistem tersebut secara bersamaan dengan metode konvensional untuk membandingkan performa dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mengantisipasi kondisi cuaca di Kanada.