Diumumkan: Jajaran Pemkot Jakbar diimbau tak rekayasa tindak lanjut CRM

IMG 20260409 223511

Jajaran Pemkot Jakbar diimbau tak rekayasa tindak lanjut CRM

Jakarta, Kamis – Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, memberikan peringatan kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemkot Jakbar agar tidak melakukan tindak lanjut laporan warga dengan cara yang direkayasa. Penekanan ini disampaikan sebagai respons atas kejadian di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu, di mana petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam merespons pengaduan masyarakat.

Pengawasan Langsung Jadi Prioritas

“Ini penekanan dari Ibu wali kota bahwa untuk laporan berkaitan dengan tindak lanjut CRM itu, jangan ada rekayasa,” kata Firman saat dikonfirmasi di Jakarta.

Firman menegaskan bahwa semua pihak harus lebih berhati-hati dalam bertindak agar tidak terjadi kesalahan serupa. Ia meminta Camat, Lurah, dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) masing-masing untuk meningkatkan pengawasan langsung. “Jangan sampai kejadian seperti Jakarta Timur terulang di Jakarta Barat,” tegas Firmanudin.

Menurut Firman, pelayanan kepada masyarakat adalah tanggung jawab utama aparatur sipil negara (ASN). “Kita harus tetap berhati-hati dalam menggunakan aset pemerintah, baik kendaraan dinas maupun fasilitas lainnya,” tambahnya. Ia menekankan bahwa tindak lanjut laporan warga tidak boleh disusun dengan cara yang tidak transparan.

Dalam pernyataannya, Firman juga menyampaikan bahwa penggunaan teknologi AI dalam tindak lanjut CRM harus dipantau dengan ketat. “Di tempat kita tidak terjadi, bisa saja terjadi. Oleh karena itu, saya tekankan kepada teman-teman semua,” pungkas Firmanudin. Menurutnya, tindakan yang diambil saat ini akan terlihat oleh publik, sehingga harus dijaga agar tetap jujur dan akuntabel.