Rencana Khusus: Anggota DPD nilai WFH di daerah bantu efisiensi-kinerja tetap terjaga
Anggota DPD RI Apresiasi Kebijakan WFH sebagai Upaya Efisiensi
Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah
Kebijakan kerja dari rumah bagi pegawai negeri sipil di berbagai wilayah kota bisa meningkatkan penghematan energi, sekaligus menjaga produktivitas kerja, menurut anggota DPD RI Abdul Kholik. Ia mengatakan DPD RI mendukung inisiatif pemerintah daerah dalam menerapkan kebijakan ini sebagai respons terhadap perubahan global yang memengaruhi sektor energi.
Menurut Abdul Kholik, kebijakan WFH bisa menjadi strategi efektif untuk mengurangi konsumsi energi, terutama mengingat tantangan yang semakin kompleks di bidang tersebut. Ia menambahkan, pemerintah daerah, termasuk di Jawa Tengah, dapat menyesuaikan kebijakan tersebut sesuai kebutuhan wilayahnya.
“Pilihan harinya tidak harus hari tertentu seperti Jumat, bisa saja di tengah pekan seperti Rabu atau hari lain yang dianggap paling tepat oleh daerah,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti bahwa fleksibilitas dalam penerapan WFH penting untuk memastikan kinerja tetap optimal, sekaligus memberi ruang bagi daerah dalam menyesuaikan kebijakan sesuai kondisi lokal.
Sebagai contoh, ia menyebutkan bahwa Jawa Barat telah menerapkan kebijakan WFH pada hari Rabu, dengan hasil yang menurutnya cukup signifikan. “Di Jawa Barat sudah menerapkan, kalau tidak salah hari Rabu, dan menurut saya ada penghematan yang signifikan serta kinerja tidak terganggu,” tambahnya.
Abdul Kholik juga menekankan perlunya evaluasi berkala terhadap kebijakan ini. “Kita akan melihat untuk Jawa Tengah seperti apa, nanti kita evaluasi pada tahapan berikutnya. Kalau memang itu positif, kita lanjutkan. Kalau memang ada masalah, kita perbaiki,” jelasnya.
Ia berharap kebijakan WFH menjadi bagian dari langkah adaptif pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan global, sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik tanpa mengorbankan efisiensi energi.
