Kebijakan Baru: Wakil Ketua DPR nilai Sekolah Rakyat bukti nyata kehadiran negara

a2cdc520 e4db 4a9e 9256 88a0156d66cf 0

Wakil Ketua DPR Nilai Sekolah Rakyat sebagai Bukti Kehadiran Negara

Jakarta – Dalam kunjungan ke Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan bahwa program Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Program Berdampak Langsung pada Masyarakat

Cucun menilai inisiatif tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama anak-anak yang sebelumnya mengalami hambatan dalam akses pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program pendidikan yang mengedepankan partisipasi rakyat.

“Sekolah Rakyat menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memenuhi hak pendidikan dasar rakyat, terutama di bidang pendidikan,” kata Cucun dalam pernyataannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dalam dialog dengan para siswa, Cucun mengetahui bahwa banyak dari mereka tidak pernah berharap bisa sekolah hingga sekarang. Mereka mengungkapkan bahwa kesulitan finansial dan faktor lain telah membuat mereka merasa tidak mungkin mendapatkan pendidikan. “Program ini benar-benar membantu mereka,” imbuhnya.

Fasilitas Sekolah di Banjarbaru

Cucun mengakui fasilitas Sekolah Rakyat di Banjarbaru sudah memadai dan representatif, meskipun saat ini masih menggunakan gedung Balai Besar Kementerian Sosial. Ia menilai kondisi tersebut sudah memenuhi standar untuk mendukung proses belajar mengajar.

“Fasilitas di Banjarbaru ini sudah bagus, meski masih menempati gedung Kemensos. Namun, itu tidak mengurangi kualitas yang diberikan kepada para siswa,” ujarnya.

Dengan demikian, Cucun berharap proyek pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah, yang sedang dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum, dapat segera selesai. Ia menilai kehadiran sekolah-sekolah tersebut adalah langkah penting dalam memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang beruntung.