Strategi Penting: DPR: Sekolah Rakyat ubah persepsi pendidikan bagi masyarakat rentan
Banjarbaru – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menilai kehadiran Sekolah Rakyat telah mengubah persepsi masyarakat rentan terhadap akses pendidikan, terutama bagi anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki harapan untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak. “Banyak siswa merasa tidak mungkin dapat bersekolah dengan fasilitas lengkap, namun melalui program ini mereka justru memperoleh lingkungan belajar yang mendukung secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam proses pendidikan,” kata dia saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu. Menurut dia, perubahan persepsi tersebut menjadi indikator penting bahwa negara berhasil menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapisan paling bawah secara langsung dan berkelanjutan.
“Pengalaman bertemu siswa di berbagai daerah menunjukkan adanya kebanggaan serta rasa percaya diri yang tumbuh setelah mereka menjadi bagian dari Sekolah Rakyat,” katanya. Ia menekankan bahwa dampak program ini tidak hanya terlihat dari sisi fasilitas fisik yang diberikan, tetapi juga dari perubahan mentalitas dan cara pandang siswa terhadap masa depan mereka. Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Sekolah Rakyat mampu menciptakan harapan baru bagi keluarga kurang mampu untuk keluar dari keterbatasan melalui pendidikan yang berkualitas dan terarah.
Dia juga menilai bahwa keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa kebijakan pendidikan yang tepat dapat memberikan dampak sosial yang luas serta berkelanjutan dalam jangka panjang. “Dengan perubahan tersebut, kami berharap program ini dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung dan merata,” ujar Cucun.
