DKI kemarin – PPSU gunakan AI hingga peringatan cuaca ekstrem

ddd70602 9008 457f 853b 90306989ab70 0

Jakarta, Senin (6/4) – Beberapa informasi penting terkait DKI Jakarta

Pemprov DKI peringatkan kelurahan terkait penggunaan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi peringatan ke Kelurahan Kalisari setelah ditemukan indikasi pemalsuan bukti tindak lanjut pengaduan warga. Pengaduan ini dilakukan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menghasilkan foto terlihat asli namun tidak autentik.

“Kami menyayangkan kejadian ini karena merusak reputasi petugas yang selama ini bekerja dengan dedikasi tinggi dan tanggap,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin dalam pernyataannya di Jakarta, Senin.

Lurah Kalisari dipanggil Inspektorat untuk klarifikasi

Lurah Kalisari, Nurhasanah, diundang oleh Inspektorat DKI Jakarta untuk menjelaskan penggunaan AI oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dalam menanggapi laporan melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Insiden ini memicu viral di media sosial.

“Saya diberi panggilan pukul 10.00 WIB. Wawancara akan dilakukan setelah selesai di sana,” tutur Nurhasanah saat dihubungi di Jakarta, Senin.

BPBD DKI ingatkan masyarakat soal cuaca ekstrem

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 6-9 April. Aktivitas di area berpotensi banjir harus diminimalkan.

“Dampak yang mungkin terjadi meliputi genangan air, banjir lokal, dan pohon tumbang akibat angin kencang,” jelas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Senin.

Gubernur DKI minta pasar lebih bersih

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta manajemen Pasar Jaya untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar di kota. Tujuannya agar masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih sehat.

“Saya sudah meminta direktur Pasar Jaya untuk memastikan pasar menjadi lebih rapi dan bersih,” kata Pramono di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin.

Pemkot Jakut panggil perusahaan belum bayar THR

Pemerintah Kota Jakarta Utara (Jakut) akan mengundang 29 perusahaan yang belum membayar Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 meski Lebaran telah berlalu. Sebanyak 37 pengaduan masuk, delapan di antaranya sudah diselesaikan.

“Total ada 37 laporan yang masuk dan delapan sudah selesai diproses,” ungkap Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakut, Noviar Dinariyanti di Jakarta, Senin.