PM Spanyol: Serangan terhadap pasukan PBB di Lebanon harus dihentikan
PM Spanyol: Serangan terhadap pasukan PBB di Lebanon harus dihentikan
Di London, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan PBB di Lebanon perlu dihentikan. Setelah percakapan telepon dengan PM Lebanon Nawaf Salam, ia menulis di X bahwa “Lebanon tidak memilih perang ini, dan kedaulatan serta integritas wilayahnya harus dihormati.”
Dukungan dan solidaritas Spanyol kepada Lebanon
Sanchez menyampaikan dukungan serta solidaritas Spanyol terhadap Lebanon. Menurutnya, pasukan Spanyol di UNIFIL telah melakukan “pekerjaan yang terpuji.”
UNIFIL, yang beroperasi di Lebanon selatan sejak 1978, memperpanjang mandatnya berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan 1701 setelah perang tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah. Israel meluncurkan serangan udara dan darat di wilayah tersebut sejak serangan lintas batas oleh Hizbullah pada 2 Maret 2024, meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024.
“Serangan terhadap misi penjaga perdamaian PBB tidak dapat ditoleransi dan harus segera dihentikan,” kata Sanchez.
Sejak serangan tersebut, otoritas Lebanon melaporkan jumlah korban tewas mencapai 1.497 orang dan lebih dari 4.400 orang terluka akibat serangan Israel.
