Hasil Pertemuan: Cara Sukses Menulis di kumparan

7b5306a0 bc83 4a72 a27f 5a697d7df8d4 0

Cara Sukses Menulis di Kumparan

Kumparan merupakan media daring yang memungkinkan pengguna tidak hanya membaca berita tetapi juga berkontribusi melalui tulisan, komentar, atau unggahan. Jika tulisanmu ditolak oleh moderator, kemungkinan besar ada dua aspek yang kurang sesuai: identitas penulis dan kualitas konten. Mari kita bahas masing-masing secara terpisah.

1. Identitas Penulis

Moderator akan mengecek tiga elemen utama dalam identitasmu: nama, biodata, dan foto. Nama: Pilih nama lengkapmu sebagai identitas utama. Hindari nama samaran untuk memastikan kejelasan. Biodata: Berikan informasi singkat tentang profilmu, seperti pekerjaan atau status akademik. Jika kamu mahasiswa, tuliskan jurusan dan nama institut pendidikanmu. Foto: Unggah gambar yang jelas dan menampilkan wajahmu secara langsung. Jangan menggunakan foto orang lain tanpa izin.

2. Konten Tulisan

Substansi tulisan menjadi penentu utama. Buat opini atau cerita yang orisinal dan menarik. Gunakan bahasa yang sopan serta dukung setiap argumen dengan data atau fakta. Artikel yang ditolak seringkali karena kritik hanya berupa pernyataan umum tanpa penjelasan mendalam. Contoh tulisan yang layak diterima adalah artikel yang ditulis oleh Makhyan Jibril, seorang mahasiswa di Universitas Airlangga, mengenai langkah-langkah menghadapi Coronavirus.

Jika kamu merasa artikel Makhyan Jibril terlalu rumit, Kumparan juga menyediakan ruang untuk tulisan dengan gaya yang lebih ringan. Baca dan pelajari karya-karya lain di Opini dan Cerita.

Pada aspek penulisan, ikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Hindari penulisan huruf kapital semua atau huruf kecil semua dalam judul. PUEBI menentukan aturan penulisan yang tepat, termasuk penggunaan tanda baca. Gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai referensi. Kesalahan ejaan (tipo) adalah penyebab utama penolakan tulisan. Tips: Baca ulang, periksa detail, dan jangan terburu-buru.

3. Poin Tambahan yang Mempengaruhi Hasil

Beberapa faktor lain bisa memengaruhi keputusan moderator. Contoh: tulisan yang dianggap spam, berisi iklan komersial, atau menjual produk. Mengandung tautan ke situs luar Kumparan atau menyampaikan isi yang membahayakan bisa menjadi alasan penolakan. Jika kontenmu mirip dengan artikel yang sudah diterbitkan sebelumnya di platform lain, risiko ditolak juga tinggi. Selain itu, tulisan bisa ditolak jika dinilai tidak memberi nilai bagi pembaca.

Menulis di Kumparan berarti menulis untuk komunitas yang luas, bahkan secara internasional. Jangan menyerah jika tulisanmu ditolak pertama kali. Perbaiki dan kirimkan kembali. Seperti kata Pramoedya Ananta Toer, “

Menulis adalah bekerja untuk keabadian.