Agenda Utama: BMKG Imbau Warga Jateng Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

e984fa6f 8517 4493 a470 0350053b0ec5 0

BMKG Imbau Warga Jateng Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan bagi penduduk Jawa Tengah untuk mengantisipasi hujan deras dan angin kencang dalam waktu tujuh hari mendatang. Berdasarkan data terkini, kondisi cuaca ekstrem tersebut melibatkan sejumlah wilayah di Jawa Tengah yang terpantau intensitas hujan tinggi, disertai angin yang cukup ganas.

Prakirawan BMKG, Gempita Icky Dzikrillah, menjelaskan bahwa fenomena cuaca ekstrem belakangan ini dipicu oleh keberadaan bibit siklon di Samudera Hindia serta perairan Australia. “Trend intensitas hujan diperkirakan mengalami penurunan pada hari ke-4 hingga ke-7, meskipun potensi hujan lebat masih tinggi pada tiga hari pertama,” ujar Icky saat diwawancarai, Jumat (6/3).

“Cuaca ekstrem paling rentan terjadi di daerah Jateng bagian Utara dan Tengah, terutama di Pantura barat-timur serta kawasan tengah provinsi,” tambah Icky.

Dalam penjelasannya, Icky menyebut angin kencang yang muncul di sejumlah daerah berawal dari pengaruh siklon tropis 90S di Selatan Samudera Hindia Jawa Tengah, 93S di Perairan Barat Australia, dan 92P di Teluk Carpentaria. “Ketiga siklon ini menyebabkan pergeseran dan pertemuan angin, yang memicu pertumbuhan awan hujan di Jawa Tengah,” tegasnya.

BMKG menyarankan masyarakat tetap bersiaga terhadap risiko cuaca ekstrem dan dampaknya, seperti banjir, longsor, serta angin kencang. “Perbarui informasi cuaca dari sumber terpercaya, ikuti instruksi pemerintah setempat saat terjadi bencana, dan pastikan konstruksi atap rumah cukup kuat jika terlihat mulai rapuh,” ujar Icky.